Isu Covid-19 Tidak Menjadi Momok Bagi Umat Muslim Tanjung Tiram

Foto: Umat Muslim Desa Bogak Kecamatan Tanjung Tiram saat mendengarkan khotib menyampaikan waspada terhadap virus, di mesjid Ukhuwah Islamiyah.(ersyah.ist)

BATU BARA. Ersyah.com l Ditengah merebaknya isu penyebaran virus corona (Covid-19) di indonesia khususnya masyarakat muslim di tanah Melayu Pesisir Kabupaten Batubara, tetap melaksanakan ibadah shalat jum’at berjamaah sebagaimana biasanya.

“Isu penyebaran virus corona itu sama sekali tak mempengaruhi dan menjadi momok bagi umat Islam untuk melakukan aktivitas di keramaian khususnya dalam menjalankan ibadah sholat jum’at,”kata Amsal (28) kepada ersyah.com, Jum’at (20/3) usai sholat jum’at berjamaah di Mesjid Ukhuwah Islamiyah Desa Bogak Kecamatan Tanjung Tiram.

Ia juga mengakui meningkatkan kewaspadaan penyebaran virus corona agar tidak terinveksi itu perlu. Tapi jangan sampai menghalangi kita untuk beribadah, apalagi hingga saat ini belum ada masyarakat Batubara yang positif terjangkit penyebaran virus corona.

iklan

“Kalau sudah ada dinyatakan dari Dinas Kesehatan Batubara, ada warga yang positif terjangkit penyebarannya baru kita tingkatkan lagi kewaspadaan dan menjauhi aktivitas keramaian, dan bukan berarti meninggalkan ibadah sholat jumat berjama’ah. Sampai saat ini kita belum dapat informasi adanya warga yang positive terjangkit penyebaran virus corona di Batubara,”katanya.

Tetkait adanya pemberitaan ada dua orang warga Batubara yang masuk Orang Dalam Pemantaun (ODP) Covid-19, karena baru pulang dari luar negeri, Amsal mengaku tidak begitu mempersoalkan. Itu kan hanya masih dalam pantauan, tapi belum terkena suspect virus corona.

“Waspada ya harus, tapi jangan terlalu berlebihanlah sehingga menjauhi semua keraimaian khususnya rumah ibadah,”tukasnya.

Senada disampaikan Muhajir (27), umat Islam memang diminta waspada setiap kali adanya bahaya yang mengancam, terlebih seperti wabah virus ini.

“Saya sih memang tetap waspada, tapi ibadah juga tetap saya laksanakan sebagai kewajiban, disini kan belum ada yang terkena virus corona, mudah-mudahan tidak ada,”ujarnya.

Pada kesempatan sholat jumat berjamaah itu sang khotib juga menghimbau, agar sikap ummat islam harus berhati-hati dan mewaspadai akan wabah yang saat ini menjangkit keseluruh dunia dan pandemi.

“Namun jangan pula berlebihan, karna bersamaan dalam penyakit itu yakin lah allah pasti turunkan obatnya,”sebut Khotib.(mff)

iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *