Tes PPPK Guru Tahap II di Batubara 536 Orang Untuk Mengisi Formasi 325 Orang Masih Kosong

  • Bagikan
Foto: Kadisdik Batubara Ilyas S Sitorus SE MPd didampingi staf saat memberikan keterangan kepada wartawan. (ersyah/Ambarita)
iklan

BATUBARA. Ersyah.com I Bupati Batubara Ir H Zahir MAP melalui Kadisdik Ilyas S Sitorus SE MPd menyampaikan, peserta selesai PPPK tahap II diminta tetap fokus mengikuti tes agar lulus passing grade.

Seleksi tahap II ini sama seperti seleksi tahap I,  dimana peserta tes PPPK  juga akan mendapatkan afirmasi yang sama, juga  Guru honorer usia 35 tahun ke atas mendapatkan nilai kompetensi teknis 15 persen. Guru difabel 10 persen, guru honorer K2 10 persen, peserta bersertifikasi pendidik 100 persen. “Semua nilai bisa diakumulasi maksimal nilai 100 persen,”ujar Ilyas S Sitorus disela-sela pelaksanaan ujian seksi PPPK Jabatan Fungsional Guru tahap II, Selasa (7/12/21), di SMKN 1 Air Putih, Batubara, Sumatera Utara.

Selain itu kata Ilyas, seleksi Guru ASN PPPK ini merupakan upaya agar guru honorer mendapatkan perlindungan kerja dan penghasilan yang layak.

”Seleksi guru ASN PPPK ini upaya untuk menyediakan kesempatan yang adil, bersih dan demokratis quntuk guru-guru honorer yang memiliki kompetensi yang baik agar dapat mendapatkan perlindungan kerja dan penghasilan yang layak,” papar Kadisdik.

Ia meminta peserta seleksi PPPK Jabatan Fungsional Guru  tetap percaya diri jangan terbuai jika ada orang-orang yang menawarkan jasa untuk membantu kelulusan. Karena nilai hasil ujian langsung terlihat saat menyelesaikan ujian, jadi berdo’a dan berdo’a serta bagi yang belum ujian terus belajar dan belajar in sya allah berhasil lulus.

“Jumlah peserta tes PPPK guru tahap II ini ada 536 orang untuk mengisi formasi 325 orang yang masih kosong,”terangnya.

Ketua Komisi III DPRD Batubara Amat Muktas berharap semua honorer lulus PPPK jabatan fungsional guru yang mengikuti seleksi tahan II, untuk mengisi formasi yang masih kosong, diaminin semua anggota DPRD Komisi III yang bersama Amat Muktas.

Sementara PTP Ahli Madya Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Madya Ditjen GTK Kemdikbud dan Ristek dr. Fitri Kuswardani, keberadaan guru swasta dan PPG jangan dianggap momok menakutkan, walaupun mereka sudah mengantongi nilai kompetensi teknis 100 persen.

Sebab menurutnya, dalam juknis pelaksanaan seleksi PPPK tahap II terkait penurunan passing grade kompetensi teknis juga berlaku untuk peserta di tes kedua ini. Artinya apa yang didapatkan peserta tahap I akan diberikan untuk peserta tes PPPK guru tahap II.

“Pak Dirjen GTK Iwan Syahril berharap Pemda yang sekolahnya diisi guru honorer tolonglah ajukan formasi  sebanyak-banyaknya. Ini agar ketika mereka lulus passing grade bisa diangkat PPPK,”pinta Fitri.

Ia juga berpesan kepada yang mengikuti ujian tetap Fokus, percaya diri, minta doa restu orang tua, suami, istri. “Saya doakan semoga banyak yang lulus PPPK tahap II ini dari Kabupaten Batubara” ucapnya. (Ambarita)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.