Wujudkan Wisata, Desa Tanah Rendah Ikut Lomba Kampung Merah Beradaptasi

  • Bagikan
Foto: Kepala Desa Tanah Rendah Syahril Efendi Siregar SE Ketua Kelompok Tani Subur  Makmur mendampingi Meneger PT Gudang Garam Merah bersama tim saat meninjau lingkungan desa. (ersyah/Ambarita)
iklan

BATUBARA.Ersyah.com I Warga Dusun IV Desa Tanah Rendah, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara yang menata lingkungan rapi dan indah mengikuti Lomba Tahunan Kampung Merah Beradaptasi dimasa pendemi Covid 19, Selasa (14/12/21).

Kegiatan warga tergabung dalam komunitas petani ataupun Kelompok Tani “Subur Makmur” ini, disponsori  PT.Gudang Garam Merah.

Amatan Ersyah.com di desa tersebut, terlihat kurang lebih sepanjang 500 meter di rumah warga dicat berwarna merah, bertulis “Gudang Garam Merah”.

Selain itu, ada juga pagar halaman rumah dicat Poskamling, tempat usaha, Posyandu dan tugu selamat datang Desa Tanah Rendah diberi warna merah “Kampung Beradaptasi, Nyalahkan Merahmu”.

Manager PT Gudang Garam Merah Sri Alamsah Nasution didampingi Supervisor Eko Suwalaya  menjelaskan, wujud sinergitas dengan Pemerintahan Desa yang tentunya sangat mendukung dari warga sehingga bersedia mengikuti kegiatan positif, dengan catatan warga harus terapkan anjuran pemerintah perihal protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran covid 19.

Sementara, Kepala Desa Tanah Rendah Syahril Efendi Siregar SE didampingi Ketua Kelompok Tani Subur Makmur Zulfikar menyambut baik dan mengapresiasi Manajemen PT.Gudang Garam Merah atas sponsor dan kerjasama yang baik dimasa pendemi covid 19.

“Ini satu – satunya desa di Kabupaten Batubara terpilih lomba tahunan ‘Kampung Merah Beradaptasi dimasa pendemi Covid 19’ untuk menuju desa Wisata,”ujarnya.

Syahril Efendi Siregar mengharapkan warga desanya bisa juara dalam perlombaan itu.

“Kami berharap semoga warga ataupun Kelompok Tani Subur Makmur mendapat juara dan terpilih pada Lomba Kampung Merah Beradaptasi, Nyalahkan Merahmu,”harapan Kades.(Ambarita)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.