Inalum Komitmen Dukung GEI Program Net Zero Emision 2060

  • Bagikan
Foto: Lokasi PT Inalum (Persero) Kuala Tanjung, Kabupaten Batubara, Sumatra Utara.(foto. Dokumen Ersyah.com)
iklan

BATUBARA.Ersyah.com l PT Inalum  (Persero) tetap berkomitmen dalam hal mendukung program pemerintah untuk menciptakan ekosistem industri Green Economy Indonesia (GEI) program nasional Net Zero Emision 2060 dalam hal ketersediaan energi untuk ekosistem industri.

Direktur Operasi dan Portofolio PT Inalum (Persero) Danny Praditya melalui siaran persnya disampaikan Humas, Selasa (15/3/22).

Inalum sudah melakukan semangat Green Economy sejak awal perusahaan berdiri dengan dibangunnya dua PLTA di Sumatra Utara sebagai sumber energi berkelanjutan untuk operasional perusahaan dan Inalum tentu saja akan tetap berkomitmen menjaga ketersediaan energi hijau dalam operasional perusahaan.

“Sebelum Presiden Jokowi menyerukan semangat Green Economy, Inalum secara operasional sudah lebih dahulu melakukan semangat tersebut sejak tahun 1976. Bisa dilihat dari 2 PLTA Inalum yang berada Sungai Asahan dan saat ini menjadi energi untuk seluruh operasional perusahaan di Pabrik Peleburan Kuala Tanjung. Dua sumber energi tersebut, kami tetap berkomitmen sebagai bagian dari pengembangan usaha Inalum di Indonesia,”ungkap Danny.

Danny juga menyebutkan, dalam menggunakan bauran energi terbarukan, Inalum diadaptasi juga di perusahaan-perusahaan yang menjadi anggota holding MIND ID. Saat ini perusahaan-perusahaan sedang melakukan transisi penggunaan energi seperti pembangunan PLTS, PLTG dan berkolaborasi dengan BUMN lain demi ketersediaan sumber energi hijau yang sustainable dan terbarukan.

“Komitmen Inalum dalam ketersediaan energi hijau dari PLTA juga diadopsi perusahaan-perusahaan lain yang menjadi bagian Holding Industri MIND ID. Selain itu kami juga melakukan beberapa kolaborasi dengan BUMN lain sebagai langkah perusahaan dalam ketersediaan sumber energi, semua ini dilakukan dengan kehati-hatian agar hasilnya bisa maksimal,”terang Danny.

PT Inalum (Persero) merupakan satu-satunya perusahaan peleburan Aluminium di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1976 dan merupakan perusahaan peleburan di Indonesia menggunakan energi terbarukan dari PLTA sebagai sumber energi operasional.

Saat ini sebagai perusahaan BUMN sedang melakukan beberapa aksi korporasi strategis.

Antara lain, Proyek Upgrading Teknologi Tungku Reduksi, Optimalisasi Smelter Kuala Tanjung, pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery di Mempawah.Pembangunan Aluminium Remelt IAA.

“Proyek strategis tersebut diharapkan bisa membuat Inalum mampu memenuhi kebutuhan pasar aluminium yang masih memiliki potensi besar di Indonesia dan regional,”tulisnya.(red01)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.