PWI Sumut Dukung Kejati Restorative Justice

  • Bagikan
Foto: Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik.
iklan

MEDAN.Ersyah.comKajati Sumatra Utara Idianto SH MH bersama dengan 28 Kejari dan 9 Cabjari berhasil menerapkan Restorative Justice sebanyak 59 perkara hingga April 2022.

Keberhasilan Kejati Sumut itu diapresiasi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Sumatera Utara (PWI Sumut) Farianda Putra Sinik.

“Penghentian penuntutan dengan pendekatan keadilan restorative seperti diamanatkan dalam Perja No.15 Tahun 2021 diharapkan dapat memberikan rasa keadilan kepada masyarakat, karena rasa keadilan itu ada di hati nurani kita,” kata Farianda, kemarin, di Medan.

Keseriusan Kajati Sumut dan jajaran dalam memberantas mafia tanah juga patut diapresiasi. PWI Sumut juga mengapresiasi program dan langkah-langkah Kejati Sumut dalam pelayanan ke masyarakat serta penegakan hukum, baik pencegahan dan penindakan.

“Kita harus dukung upaya penegakan hukum di Sumut bisa terlaksana sesuai dengan harapan kita semua”, ujarnya.

Selain menyampaikan apresiasinya atas prestasi penghentian penuntutan dengan pendekatan keadilan restorative, Farianda juga mendukung langkah-langkah yang dilakukan Kajati Sumut dan seluruh jajarannya dalam mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK), dan ini harus didukung semua pihak, termasuk pegawai dan seluruh jajaran di Kejati Sumut.

Langkah cepat Kajatisu dibuktikan dengan penahanan pelaku dugaan korupsi. Seperti diberitakan media, baru beberapa hari menjabat Kajati Sumut, Idianto langsung gerak cepat dan tegas dalam mengambil keputusan untuk segera menahan pelaku dugaan korupsi.

“Kita sangat mendukung upaya Kejati Sumut dalam memperbaiki citranya lewat berbagai hal dan terobosan, terutama terkait pelayanan.

PWI Sumut siap mendukung upaya Kejati Sumut lewat pemberitaan-pemberitaan positif. Mudah-mudahan apa yang menjadi tujuan Kejati Sumut dalam mewujudkan WBK bisa tercapai dan terealisasi,”tukasnya.(red01/tim)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.