Ditemukan Dalam Parit Kebun Sawit, Pria 70 Tahun Diduga Korban Laka

  • Bagikan
Foto: Mayat Sabrin saat ditemukan dengan kondisi tubuh membengkak ditimpa sepeda motor Yamaha Vega.(foto. Humaspol Batubara)
iklan

BATUBARA.Ersyah.comSabrin,(70) ditemukan tak bernyawa di parit bekoan kebun sawit PT Socfindo Tanah Gambus, tepatnya Jalan Umum Desa Simpang Gambus –  Lubuk Cuik,  Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batuara, Sumtra Utara, Sabtu (30/4/22) sekira pukul 16.00 Wib.

Korban diketahui sebagai petani, warga Dusun Purnama Desa Bulan Bulan, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batubara ini diduga tewas karena laka lantas.

Kapolsek Lima Puluh AKP Rusdi SH MM besama Kanit Reskrimnya Ipda M Siregar dan unit Identivikasi Polres Batubara, turun ke lokasi usai menerima laporan masyarakat.

“Berdasarkan keterangan Budi (40) Kaur Desa Bulan Bulan, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, saat melintas dijalan penemuan mayat, ia melihat sudah banyak warga berkerumun dipinggir jalan dan melihat ada mayat seorang laki laki didalam parit kebun,”kata Kapolsek.

Melihat hal itu, Budi menelphone Bhabinkamtibmas Polsek Lima Puluh dan menyampaikan bahwa ada penemuan mayat di dalam parit kebun sawit persis berada di pinggir Jalan Umum Desa Simpang Gambus.

Personil Polsek Lima Puluh bersama unit Identifikasi Polres Batubara melakukan olah tempat kejadian di parit kebun PT Socfindo dengan lebar 3 meter dan kedalaman 2 meter.

Korban ditemukan meninggal dunia, dengan posisi telentang.

Badan korban tertimpa sepeda motor Yamaha Vega warna hitam tanpa Plat Nomor Polisi mengalami rusak/pecah.

Ditemukan, 1 buah tas sandang warna hitam, 1 buah yopi warna hitam deng kondisi tubuh mayat membengkak dan kaku. Korban menggunakan kemeja warna batik merah dan celana keper warna coklat.

Mayat korban di evakuasi dan di bawa ke RSUD Batu Bara untuk dilakukan vER mayat dan dari hasil pemeriksaan luar terhadap tubuh korban tidak ditemukan tanda kekerasan atau luka lain di tubuh korban.

“Keterangan Samsul Bahri (36) anak andung korban, bahwa orang tuanya berangkat dari rumah pada  Kamis tanggal 28 April 2022 dengan tujuan untuk mencari/meminta sumbangan untuk pembagunan Pesantren dan tak kembali sampai mayat nya di temukan pada hari ini,”ujar Rusdi.

“Dugaan sementara Korban meninggal dunia akibat laka lantas/kenderaan dan korban masuk kedalam parit dengan kedalaman 2 meter,”terang Kapolsek.(red01)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.