Inalum Dukung Danau Toba Jadi Destinasi Wisata Super Prioritas

  • Bagikan

 

Foto: Pimpinan lintas sektoral dan pemangku kebijakan saat Rapat Koordinasi Tim Penyelamatan Ekosistem Danau Toba dan Penyerahan Bibit Pohon, di Convention Hall Simalem Resort, di Merek, Kabupaten Karo.(foto. Humas PT Inalum)
iklan

BATUBARA.Ersyah.com l Direktur Hubungan Kelembagaan PT Inalum (Persero) dan Holding Industri Pertambangan MIND ID Dany Amrul Ichdan menegaskan, Inalum komitmen penuh dan siap untuk berkolaborasi lintas sektoral dengan seluruh elemen masyarakat dalam rangka menjaga dan melestarikan Kawasan Danau Toba.

Demikian disampaikan Dany Amrul Ichdan melalui siaran pers Humas PT Inalum (Persero) diterima wartawan ersyah.com, Jum’at (9/6/22).

Dijelaskan, untuk menyukseskan program tersebut perlu dilakukan gerakan kolaborasi dan sinergi lintas sektoral agar Kawasan Danau Toba maju secara ekonomi dan terjaga secara ekologi. Inalum memiliki komitmen menyukseskan terwujudnya program nasional untuk menjadikan Kawasan Danau Toba sebagai Kawasan Destinasi Wisata Super Prioritas.

“Inalum mendukung setiap program lingkungan sebagai langkah  memperkuat ekosistem ekonomi dan ekologi di Kawasan Danau Toba. Apalagi Danau Toba sudah ditunjuk sebagai Kawasan Destinasi Wisata Super Prioritas, karena itu perlu dukungan lintas sektor baik dari pemerintah pusat, entitas perusahaan, hingga elemen masyarakat agar bisa bermanfaat untuk masyarakat,”tulis Dany.

Sebelumnya, Rabu (8/6/22), Direktur Hubungan Kelembagaan PT Inalum (Persero) Dany Amrul Ichdan mengikuti Rapat Koordinasi Tim Penyelamatan Ekosistem Danau Toba dan Penyerahan Bibit Pohon, di Convention Hall Simalem Resort, di Merek, Kabupaten Karo, Sumatra Utara.

Kegiatan tersebut berisi paparan dari seluruh elemen masyarakat pemangku kepentingan Kawasan Danau Toba, mulai dari elemen pemerintah, TNI-Polri, LSM, hingga masyarakat adat.

SEVP Sumber Daya Manusia dan Pendukung Bisnis Inalum, Benny Wiwoho menyampaikan progam penanaman pohon dan pelestarian Kawasan Danau Toba.

Pada tahun 2022 akan ada 308.148 bibit pohon yang ditanam di Kawasan Danau Toba dan berkolaborasi dengan berbagai pihak.

“Penanaman pohon merupakan program rutin tahunan PT Inalum (Perero), pada tahun 2022, terdiri atas program Konservasi Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba.  Inalum sendiri 130.000 pohon dengan luas sekitar 260 Ha dan program Jasa Pengelola Sumber Daya Alam bersama PJT1 sebanyak 178.148 pohon dengan luas sekitar 445,37 Ha. Komitmen ini merupakan dukungan penuh Inalum atas program pemerintah Indonesia yang menjadikan wilayah Danau Toba sebagai Kawasan Destinasi  Wisata Super Prioritas,”ungkapnya.

Menurut Benny, Holding Industri Pertambangan MIND ID dalam mendukung pelestarian Kawasan Danau Toba telah mengalokasikan 50.000 bibit Macademia. 28.000 bibit telah disebarkan ke 7 Kabupaten/Kota.  Seperti, Kabupaten Toba, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Dairi, Samosir, Kabupaten Karo, dan Kabupaten Tapanuli Utara.

Sisanya akan disebarkan kelompok masyarakat yang ada di 7 kabupaten/kota tersebut.

Holding Industri Pertambangan MIND ID memiliki semangat untuk mewujudkan Noble Purpose. Yaitu: For Civilization, For Prosperity, and a Brighter Future. Dan jika Noble Purpose diterapkan di Kawasan Danau Toba maka akan match dengan visi nasional melalui Kementerian BUMN terkait TJSL/CSR BUMN yang berfokus pada pengembangan UMKM, pelestarian lingkungan, dan peningkatan SDM.

“Berkolaborasi Inalum, Holding Industri Pertambangan, Pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat, maka kami yakin kalau Kawasan Danau Toba  lebih maju dalam hal ekonomi karena adanya kenaikan kelas dari UMKM, meningkatnya kualitas sumber daya manusia setempat dan tetap terjaganya kawasan Danau Toba. Pelestarian pohon serta manajemen waste management yang baik. Ini adalah pekerjaan rumah bersama-sama dari kita semua harus terukur dan tepat sasaran,”papar Dany.

Komisaris Utama PT Inalum (Persero) Doni Monardo menyampaikan, Kawasan Danau Toba sudah lama menjadi sahabat dari setiap langkah operasional perusahaan, dengan berkomitmen terus menjaga kawasan agar bisa diwariskan ke generasi selanjutnya.

“Inalum sebagai sahabat di Kawasan Danau Toba turut berkontribusi merawat dan melestarikan wilayah konservasi kawasan Danau Toba. Kita besinergi, kolaborasi dan kerja sama diantara semua elemem komponen masyarakat agar langkah ini berhasil. Inalum siap menjadi bagian dari berkolaborasi ini demi menjaga dan meningkatkan nilai ekologis dan ekonomis di Kawasan Danau Toba,”ucap Doni.

Sementara Bupati Kabupaten Karo Cory Sriwaty Sebayang meminta program pelestarian alam sekitar tidak hanya membangun infrastruktur semata, tapi harus lebih keberlanjutan dan bermuara pada kesejahteraan masyarakat dan kelestarian tersebut bisa diwariskan kepada generasi.

“Pelestarian Danau Toba dan Pembangunan Destinasi Wisata Kawasan Danau Toba membutuhkan partisipasi aktif dari berbagai pihak, baik dari pemerintah pusat dan daerah, kelompok masyarakat, hingga entitas usaha. Karena pemeliharaan yang tidak hanya bersifat infrasturktur saja tetapi juga pemeliharaan dan pelestarian Danau Toba haruslah bermuara pada kesejahteraan yang berkelanjutan dan dapat diwariskan kepada generasi selanjutnya,” ujar Cory.(red01)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.