Ditabrak Kereta Api, Xpander Peyot, Supir Robek

  • Bagikan
Foto: Personil Sat Lantas Polres Batubara saat mengecek mobil expander usai ditabrak kereta api.(foto. Kasubsi Penmas Pol Batubara)
iklan

BATUBARA.Ersyah.com l Mobil Mitsubishi Xpander Nopol BK 1349 ADD hitam Peyot setelah ditabrak Kereta Api (KA) Sri Bilah Nomor Lok CC2018312 tujuan Medan.

Peristiwa itu terjadi di Perlintasan Kereta Api tanpa Palang, Simpang Teratak Perkebunan PT  Lonsum, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Kabupaten Batubara, Sumatra Utara, Senin (27/6/22) sekira pukul 14.38 Wib.

Informasi dihimpun dari lokasi kecelakaan menyebutkan bahwa pengemudi mobil Xpander sudah diberi tau ada kereta api lewat.

“Kereta Api nya datang dari arah Rantau Prapat menuju Medan. Supir Xpander sudah diberitahu tapi keburu masuk di rel KA yang tidak ada palang pintu itu,”terang warga ditempat kejadian.

Kasat Lantas Polres Batubara AKP Eridal Fitra melalui Kasubsi Penmas Iptu Arianto Sitorus menjelaskan, Kereta Api datang dari arah Rantau Prapat menuju Medan.

Selaku Masinisnya (pegawai yang bertugas mengoperasikan kereta api dan langsiran serta sebagai pemimpin selama dalam perjalanan kereta api) saat itu Edi Kurniawan (34) warga Pakam , Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang.

Untuk pengemudi Mobil XPander, Pantun Harianja (37) seorang PNS  yang bekerja di kantor Dinas Budparpora Desa Perupuk, Kecamatan Limapuluh Pesisir, Kabupaten Batubara.

“XPandernya datang dari arah Lidah Tanah menuju kearah Pondok Tratak langsung menerobos rel tanpa mendahulukan kereta api melintas,”ujarnya.

Pada saat itu saksi, Supardi (pengangon/gembala lembu) sudah memberi tahu bahwa ada kreta api melintas, namun pengemudi mobil XPander tidak dengar dan tetap menerobos saja sehingga kereta api  menabrak samping kiri mobil XPander.

“Pantun Harianja mengalami luka lecet pada kaki kiri dan luka robek pada dahi kiri, dirawat di Klinik Rizky Binjai Baru dan mobilnya rusak pada dinding kiri kanan penyok, kaca depan dan belakang pecah,”terang Arianto Sitorus.

Kasubsi Penmas Polres Batubara menghimbau kepada seluruh pengendara agar lebih berhati-hati saat akan melintasi rel.

“Saat ini barang bukti sudah diamankan Sat Lantas,”tutupnya.(red01)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.