Penggal Kepala Warga, KKB Papua Tebar Ancaman Melalui Video Seperti ISIS

  • Bagikan

 

 

Aksi Pemenggalan kepala warga sipil penulang emas tradisional yang dieksekusi oleh KKB Papua dan di pamerkan melalui media.
Teks Foto : Aksi Pemenggalan kepala warga sipil penulang emas tradisional yang dieksekusi oleh KKB Papua dan di pamerkan melalui media.
iklan

Papua- Ersyah.com | Aksi brutal dan sadis kembali dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua.

KKB di wilayah Yahukimo tepatnya wilayah Suku Koroway, melakukan pembunuhan terhadap warga sipil.

Bahkan pembunuhan sadis itu dirilis kelompok teroris tersebut melalui vidio amatir yang beredar dan hampir sama seperti Video Pembegalan kepala tentara ISIS berberapa waktu yang lalu dan sempat viral di media sosial.

KKB Koroway menunjukkan kepala yang diduga adalah warga non Papua merupakan pendulang emas di wilayah itu mirip dengan aksi militan ISIS di Suriah.

Video tersebut dirilis Juru Bicara TPN OPM Sebby Sambom yang menyebut jika peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (19/7) malam.

Pelaku adalah anggota KKB wilayah Yahukimo pimpinan Bocor Sobolim yang melakukan pembunuhan dengan tudingan warga tersebut adalah intelijen yang menyamar sebagai pendulang.

Danrem 172 Praja Wira Yakhti, Brigjen Jo Sembiring menyebut jika tidak benar tudingan para kelompok KKB tersebut.

“Korban adalah murni warga sipil yang mencari nafkah di wilayah pendulangan,” ujarnya, Rabu (20/7/2022).

Jenderal Kopassus tersebut mengakui, akses ke wilayah pendulangan tersebut sangat jauh didalam hutan dan hanya bisa diakses dengan helikopter.

“Wilayah pendulang di Koroway tidak ada aparat termasuk pos TNI dan Polri,” pungkasnya.

Korban KKB Koroway Diminta Buka Baju Sebelum Dipenggal

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ahmad Mustofa Kamal dalam keterangan persnya menyebut, awal kronologi kejadian adalah saat korban yang diketahui bernama Azis menjaga kios bersama temannya yang kemudian didatangi orang tak dikenal bersenjatakan parang.

“Saat korban sedang menjaga kios bersama temannya, tiba- tiba datang beberapa orang tak dikenal dan langsung masuk. Dua orang tak dikenal tersebut masuk ke dalam kios menanyakan korban sambil memegang parang, sedangkan yang lainnya berjaga-jaga di luar,” jelas Kabid Humas, Rabu (20/7/2022).

Lebih lanjut Kabid humas mengatakan, pada saat itu korban disuruh buka baju oleh orang tak dikenal tersebut.

Sementara, teman korban melarikan diri ke lokasi 96 dan memberitahukan kejadian tersebut kepada masyarakat yang berada di lokasi 96.

“Teman korban berhasil menyelamatkan diri saat korban diminta membuka baju oleh para pelaku,” katanya.

Kamal menyebut jika saat ini Kepolisian Resor (Polres) Pegunungan Bintang tengah menangani kasus pembunuhan tersebut.

“Saat ini Polres Pegunungan Bintang masih melakukan kooordinasi untuk menuju ke Lokasi kejadian guna mengevakuasi jenazah korban,” tutup Ahmad Mustofah. Ist

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.