Pemkab Jawab PU 10 Fraksi DPRD Batubara Termasuk Dana Pinjaman

  • Bagikan
Foto: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Batubara Sakti Alam Siregar saat menyampaikan jawaban pandangan umum Fraksi di DPRD Batubara.(foto. Sekteriat DPRD BB)
iklan

BATUBARA.Ersyah.com l Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batubara menjawab pandangan umum (PU), 10 Fraksi DPRD Batubara atas nota KUA-PPAS R-PAPBD tahun anggaran 2022, Kamis (28/7/22) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Batubara, Sumatra Utara.

Jawaban itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Batubara Sakti Alam Siregar dengan merespon seluruh fraksi -fraksi.

“Saya menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi. Jika terdapat pertanyaan yang sama dari masing-masing fraksi, akan dijawab secara bersamaan dan apabila pertanyaan yang bersifat spesifik, akan di jawab secara tersendiri,”ucap Sakti Alam.

Berikut jawaban Pemkab Batubara.

Menjawab atas pandangan umum Fraksi PPP yang disampaikan juru bicara,  Ahmad Badri SH, terkait rencana  pinjaman daerah tahun anggaran 2022 sampai dengan saat ini masih dalam proses menunggu persetujuan pertimbangan dari Mendagri. Untuk PPPK tahap I sebanyak 172 orang telah diterima, tanggal 22 Mei 2022 dan PPPK tahap II sebanyak 114 orang direncanakan akan menerima SK pada bulan Agustus 2022 (untuk tanggal, waktu, dan tempat akan diberitahukan kemudian). Pelaksanaan tahap III ditiadakan, dan sisa formasi tahun 2021 dilebur kedalam formasi tahun 2022, yang rencananya dilaksanakan pada triwulan ketiga tahun berjalan.

Terkait tidak dianggarkannya bimbingan teknis untuk pakar ahli dan tenaga ahli tahun 2022, dikarenakan program peningkatan kapasitas DPRD out putnya untuk pimpinan dan anggota DPRD, bukan untuk pakar ahli dan tenaga ahli pada sekretariat DPRD Kabupaten Batubara.

Untuk kasus DBD yang terjadi di Desa Karang Baru, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Petatal telah melaksanakan penyelidikan epidemiologi dan melakukan fogging di desa tersebut.

Mengenai meningkatnya jumlah masyarakat miskin Kabupaten Batubara, ini disebabkan dari dampak pandemi covid-19.

Kegiatan bantuan yang telah diberikan  Pemkab Batubara salah satunya bertujuan agar jumlah masyarakat miskin tidak semakin besar penambahannya sehingga jumlah angka kemiskinan tidak semakin tinggi.

“Kami berterima kasih atas saran, usulan dan masukan dari Fraksi PPP,  terangkum dalam pandangan umum ini,”jawabnya.

Sakti Alam, pandangan umum Fraksi Partai Golkar disampaikan juru bicara Rizky Aryetta SST MSi, mengenai laporan realisasi belanja semester pertama akan disampaikan lebih lanjut dalam pembahasan antara OPD dengan Komisi.

Terkait PAD dari pajak daerah dan retribusi daerah akan dibahas lebih lanjut OPD yang bersangkutan dengan Komisi pada saat pembahasan antara Banggar dan TAPD.

Untuk saran pembahasan atas belanja OPD yang meningkat akan dibahas lebih lanjut dinas terkait dalam pembahasan antara OPD dengan Komisi.

Program kegiatan/sub kegiatan tahun jamak sudah sesuai dengan program RPJMD Kabupaten Batubara dan pembangunan kantor bupati telah dianggarkan tahun 2020, tetapi kerena pendemi covid-19 tidak dapat direalisasikan dan anggarannya dialihkan ke program kegiatan yang lebih prioritas untuk penanganan pandemi covid 19.

Kembali dianggarkan pada tahun 2022 sampai dengan tahun 2023. Pelaksanaan kegiatan tahun jamak (multiyears) dalam hal ini pekerjaan konstruksi diestimasikan melebihi 12 bulan, dan disepakati dengan pesetujuan bersama antara kepala daerah dan DPRD sesuai Permendagri nomor 77 tahun 2020.

Mengenai pinjaman daerah sebesar Rp. 100.000.000.000,- milyar telah disetujui DPRD Kabupaten Batubara nomor: 01/KPTS/DPRD/2022 tentang persetujuan pinjaman daerah kepada PT. Sarana Multi Infrastruktur(Persero) tanggal 7 Januari 2022.

“Permohonan hibah pemilu Polres Batubara tahun anggaran 2023 dan 2024 akan dibahas lebih lanjut OPD yang bersangkutan pada saat pembahasan rancangan KUA PPAS R-APBD 2023 antara Banggar dan TAPD,”jawabnya.

Untuk Fraksi PDI Perjuangan, yang disampaikan juru bicara Dian Suwartono, terkait saran dan masukan fraksi  terhadap Pemkab Batubara akan segera menindaklanjutinya sesuai peraturan perundang- undangan dan ketentuan yang berlaku.

“Terima kasih atas apresiasi dan dukungannya Fraksi PDI Perjuangan terhadap penyampaian rancangan KUPA-PPAS perubahan tahun anggaran 2022,”kata Sakti.

Menanggapi Fraksi PKS disampaikan juru bicara Citra Mulyadi Bangun SE, penyusunan perubahan APBD tahun anggaran 2022,kami Pemkab Batubara berterimakasih atas masukan dari fraksi PKS dan akan ditindak lanjuti sesuai dengan masukan terkait melampirkan laporan realisasi anggaran semester 1 tahun 2022 sebagai dasar P-APBD tahun 2022.

Pembangunan kantor bupati yang direncanakan selesai tahun 2023 sebelum berakhir masa jabatan kepala daerah, sesuai  PP No 12 tahun 2019.

Pemkab Batubara juga sangat berterima kasih dan apresiasi ke fraksi PKS atas masukan mengenai penganggaran untuk mendukung suksesnya program peningkatan kabupaten layak anak dalam menuju tingkat madya, nindya bahkan utama.

“Untuk saran dan masukan segera kami tindak lanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku,”ucap Sakti.

Selanjutnya menjawab Fraksi PBB yang dibacakan Edi Syahputra SE, terkait asumsi dasar ekonomi makro dalam penyusunan KUA-PPAS APBD tahun 2023 dan KUPA-PPAS P-APBD tahun anggaran 2022, berdasarkan data statistik BPS dalam dokumen Batubara dalam angka tahun 2022.

Penurunan asumsi pendapatan daerah bersumber dari retribusi daerah disebabkan karena kondisi ekonomi masyarakat yang belum stabil dimasa pandemi ini, mengakibatkan realisasi penerimaan pada semester pertama yang menjadi dasar perhitungan P-APBD di sektor retribusi daerah menjadi menurun. Baik itu dari retribusi sewa alat berat maupun retribusi tempat rekreasi. Penurunan pendapatan transfer pemerintah pusat di sebabkan karena masih ada silpa dari dana DAK non fisik tahun 2021 di kas daerah yang menjadi dasar perhitungan penerimaan dana transfer dari pemerintah pusat.

Penurunan pendapatan daerah dari sektor bagi hasil pajak kendaraan bermotor tahun 2022 di sebabkan karena target penerimaan pajak kendaraan bermotor pemerintah provinsi berkurang sehingga bagi hasil pendapatan ke daerah menjadi menurun.

“Kami apresiasi atas usul dan saran serta masukan yang disampaikan,”sebutnya.

Kemudian menjawab pandangan umum Fraksi NKB yang disampaikan Usman SE. Pemkab Batubara kata Sekda sangat berterima kasih atas apresiasi yang diberikan.

Terkait peningkatan PAD, Pemkab Batubara mengukur potensi PAD berdasarkan hasil realisasi tahun 2021.

“Mengenai hibah untuk rumah ibadah telah dianggarkan dan besarannya disesuaikan berdasarkan kebutuhan. Saran, usulan dan masukan yang terangkum kami ucapkan terima kasih,”ungkapnya.

Jawaban atas pandangan umum Fraksi Demokrat yang disampaikan  Azwar Simanjuntak SE. Pemkab Batubara telah berusaha semaksimal mungkin dalam mengalokasikan anggaran agar tepat sasaran, tepat waktu dan lebih mengutamakan terhadap kepentingan masyarkat.

Dalam menentukan dan menetapkan anggaran disetiap OPD, Pemkab Batubara melakukan secara proporsional berdasarkan program prioritas dan kebutuhan yang telah ditentukan.

“Saran, usulan dan masukan yang terangkum dalam pandangan umum ini sangat diapresiasi,”tamba Sekda.

Selanjutnya, menjawab pandangan Fraksi Nasdem yang dibacakan H Abdul Aziz, Sekda mengatakan, Pemkab Batubara selalu merencanakan program-program untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat sesuai visi misi Kabupaten Batubara.

Terkait pencapaian indikator sasaran dan kinerja program dan kegiatan, Pemkab Batubara terus berupaya semaksimal mungkin untuk mencapai target yang dimaksud.

“Pandangan umum fraksi Nasdem yang terangkum atas usulan dan masukan diapresiasi,”singkatnya.

Menjawab atas pandangan Fraksi Gerindra yang disampaikan Ahmad Fahri Meliala ST.

Terkait peningkatan belanja operasional dipergunakan untuk penerimaan PPPK tahun 2022 sampai dengan dua tahap, belanja gaji CPNS yang baru diterima tahun 2022 dan penambahan belanja hibah.

Terkait pinjaman daerah dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Batubara.

Mejawab yang dibacakan juru bicara  Suprayitno dari Fraksi PAN, Sekda mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Gerindra.

Pemkab Batubara akan terus berupaya menggali potensi PAD yang belum optimal sehingga PAD yang diharapkan meningkat setiap tahun.

Atas usulan dan saran serta masukan dari fraksi -fraksi kami ucapkan terima kasih, semoga segala upaya yang kita lakukan untuk pembangunan Kabupaten Batubara membawa kebaikan,”tutup Sakti Alam.(red01)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.