Wabup Ajak Seluruh Stakeholder Aktif Penurunan Stunting di Labura

  • Bagikan
Foto: Wakil Bupati Labura H Samsul Tanjung ST MH saat menyampaikan arahan pada rapat koordinasi dan konsolidasi penurunan stunting.(ersyah/f.sinaga)
iklan

LABURA.Ersyah.com l  Wakil Bupati (Wabup) Labura H Samsul Tanjung ST MH menghadiri acara rapat koordinasi dan konsolidasi percepatan penurunan stunting tingkat Kabupaten Labura diselenggarakan BKKBN Provinsi Sumatra Utara, Jum’at (9/9/22) di aula Hotel Permata Warna, Aek Kanopan.

Wabup Samsul Tanjung menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Labura secara serius dan optimis dalam upaya penurunan stunting, dan telah menerbitkan peraturan Bupati tentang penetapan lokasi prioritas percepatan penurunan stunting Kabupaten Labura tahun 2022 dan 2023. Membentuk tim pendamping keluarga (TPK), mengaudit lokus stunting dan MOU bersama penghulu KUA dan pimpinan jemaat gereja tentang pendataan remaja calon pengantin (catin).

“Tidak hanya lintas sektoral, tetapi seluruh stakeholder harus berperan aktif dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Basimpul Kuat Babontuk Elok,”ujarnya.

Samsul Tanjung menyebutkan, ada beberapa strategi dalam penurunan stunting yaitu, meningkatkan kualitas penyiapan kehidupan keluarga, menjamin pemenuhan asupan gizi, memperbaiki pola asuh, meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan, meningkatkan akses air minum dan sanitasi.

“Kuncinya penanganan stunting ini adalah 1000 hari pertama kelahiran (HPK) bayi, sehingga perhatian kepada ibu hamil dan balita dibawah dua tahun (Baduta) baik melalui intervensi gizi spesifik, maupun intervensi sensitive perlu terus di tingkatkan,”terang Samsul yang juga ketua percepatan penurunan stunting Kabupaten Labura.(F.Sinaga).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.