DAERAH  

Pemkab Labura Kembali Terima WTP ke-8 Dari BPK RI

Foto; Bupati Labura Hendriyanto Sitorus SE MM didampingi Wakilnya H Samsul Tanjung ST MH saat menerima hasil LKPD Kabupaten Labura tahun anggaran 2022, dari Kepala BPK RI Eydu Oktain Panjaitan.(ersyah/F.Sinaga.

LABURA.Ersyah.com l Pemerintah Kabupaten Labura kembali menerima penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Kali ini adalah perolehan WTP ke-8 atas anggaran tahun 2022, sejak perolehan pertama pada tahun 2014.

Penghargaan itu serahkan Kepala BPK RI Perwakilan Sumatera Utara, Eydu Oktain Panjaitan kepada Bupati Labura Hendriyanto Sitorus SE MM didampingi Wakilnya H Samsul Tanjung ST MH, Jum’at (12/5/23) petang di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Sumatera Utara, Jl. Imam Bonjol, Medan.

Selai Bupati dan Wakilnya, turut juga hadir Ketua DPRD H.Indra Surya Bakti Simatupang SH MKn, Sekda Labura H.Muhammad Suib SPd MM,Kepala BPKAD Sofyan Yusma, Inspektorat Indra Paria.

Kemudian, Sekwan Edi Malvin Sihaloho, Asisten Pemkesra Marwan, Asisten Administrasi Umum Susi Asmarani, Asisten Ekonomi Pembangunan Muhammad Asril, Anggota DPRD M. Nuh,dan disaksikan jajaran pejabat BPK RI Perwakilan Sumut.

Raihan Opini WTP ini melengkapi prestasi Bupati Labura berasama Wakilnya selama kepemimpinan sejak tahun 2021 dan berakhir Februari 2024.

“Alhamdulillah selama usia 14 tahun Pemkab Labura, kita telah mencapai ke- 8 kalinya opini WTP dari BPK RI. Hasil ini membawa Pemerintah Kabupaten Labura lebih baik,”ujarnya Hendriyanto kepada ersyah.com, usai menerima penghargaan.

Hendriyanto menyampaikan terimakasih kepada BPK RI Perwakilan Sumatra Utara dan tim pemeriksa yang telah secara detail melakukan pemeriksaan terhadap laporan keuangan pemerintah Kabupaten Labura tahun anggaran 2022.

Pencapaian ini menambah deretan WTP sejak tahun 2014, 2015, 2016, 2017, 2019, 2020, 2021 dan 2022.

“Ini menjadi pemicu semangat tersendiri bagi Pemkab Labura agar bisa tertib dalam mengelola keuangan berdasarkan akuntansi negara. Saya sangat mengapresiasi seluruh OPD Labura bisa pertahankan predikat WTP ini berturut-turut, kita tetap kompak dan saling berkoordinasi,”ungkapnya.

Pemkab Labura sebanyak 1 kali mendapatkan WDP tahun 2018 dari BPK RI.

“Capaian opini WTP LKPD TA. 2022 yang diraih Pemkab Labura menjadi bukti dari usaha dan kerja keras, baik dari eksekutif maupun legislatif, dalam melaksanakan tugasnya dengan baik untuk membangun Kabupaten Labura yang lebih baik sesuai visi dan misi

hebat dengan sumber daya manusia yang cerdas, sejahtera dan religius,”tutup Bupati Hendriyanto.(F.Sinaga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

iklan