Batubara Punya 4 TPI Yang Aktif, 11 Petugas Retribusi Honor Rp 1 Juta

Foto: Antoni Ritonga, Kadis Perikanan dan Peternakan Kabupaten Batubara saat memberikan keterangan.(ersyah/01)

BATUBARA.Ersyah.com l Sampai saat Kabupaten Batubara punya empat (4) Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang beroperasi aktif.

“TPI kita ada empat (4) tempat. Satu Unit Pelayanan Teknis (UPT) yang berada di Tanjung Tiram. Ini mempunyai kawasan empat TPI, yang disana unit teknis nya,”kata Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Batubara Antoni Ritonga, Selasa (4/7/23) saat ditemui diruangan kerjanya,Jln. Lintas Perupuk, Desa Perupuk,Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara.

Keempat TPI itu, Tanjung Tiram, TPI Perupuk Kecamatan Lima Puluh Pesisir, TPI Desa Lalang Kecamatan Medang Deras, TPI Medang Deras Kelurahan Pagurawan.

Sementara untuk petugas sebagai untuk 4 TPI ada 6 orang di Tanjung Tiram, di Perupuk satu orang, Desa Lalang 2 orang dan Pagurawan 2 orang.

“Jadi 11 orang ini petugas retribusi,”ujar Ritonga.

Ditanya tugas pokok dan fungsi (tufoksi) petugas tersebut, Ritonga mengatakan, “Dia disana untuk mengoperasionalkan TPI itu. Jadi dia kalau didalam jabatannya ada juru timbang ada pengutip retribusi, tapi dalam pelaksanaan yang menimbang itu adalah para nelayan. Jadi mereka sifatnya mengutip retribusi yang menggunakan fasilitas yang kita sediakan (Pemkab Batubara-red),”jawabnya.

Terkait dana pembayaran honor petugas, menurut Ritonga mereka dibayar setiap bulannya.

“Ya,,,mereka petugas tenaga kerja kita yang mendapat honor setiap bulan dari APBD Kabupaten Batubara,”ucapnya.

Menjawab masalah honor yang diterima petugas, Ritonga mengaku honorer yang diberikan belum pantas.

“Mereka terima Rp 1 juta satu bulan. Jadi sebetulnya gak layak juga karena memang mereka kerjanya tidak sama dengan jam kantor. Mereka jam kerjanya mengikuti apa yang dilakukan nelayan. Kalau pasangnya, misalnya ikan mendarat tengah malam, maka tengah malam mereka ada disana,”ungkapnya.

Setiap ikan naik dan perhitungan tahunnya, petugas ada mencatat jumlah kilogram ikan yang didapat nelayan.

“Ya,,, mereka itulah yang ditugaskan mendata produksi perikanan laut itu. Jadi dia akan melaporkan produksi tiap bulan,”terangnya.

Ditanya terkait bantuan Provinsi Sumatra Utara untuk para petugas TPI. Antoni Ritonga mengatakan tidak ada.

“Gak,,,karena itu (TPI) sudah diserahkan kepada kita pemerintah daerah Kabupaten Barubara,”tutup Ritonga.(red01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

iklan