Pj Gubsu Dukung SKK Migas Untuk Kepentingan Masyarakat di Sumut

Foto: Pejabat Gubernur Sumut Hassanudin saat menerima kunjungan SKK Migas wilayah Sumbagut.(foto. Diskominfo Sumut)

MEDAN.Ersyah.com l Penjabat Gubernur Sumatera Utara (Pj Gubsu) Hassanudin didampingi Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Sumut Mulyadi Simatupang, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Faisal Arif Nasution, menerima kunjungan

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) wilayah Sumbagut, Selasa (7/11/23) di Kantor Gubernur Sumut, Lantai 10, Jalan Dipenogoro Medan.

Pj Gubsu menyampaikan Pemerintah Provinsi Sumut sangat mendukung SKK Migas Sumbagut dalam upaya optimalisasi potensi Migas di Sumut.

“Kami mendukung kegiatan yang nantinya memberikan kebaikan untuk masyarakat. Karena yang merasakan dari kegiatan itu kan langsung, dampaknya juga buat masyarakat,”ujar Hassanudin.

Disebutkan, untuk menggenjot produksi migas tentunya dibutuhkan eksplorasi dan penemuan sumur-sumur Migas baru di sejumlah titik. Dan diyakini SKK Migas berupaya maksimal untuk menemukan sumur-sumur baru, sehingga mampu menggenjot produksi Migas yang lebih besar pada tahun-tahun yang akan datang.

“Apa yang sudah ada dijalankan untuk kepentingan masyarakat. Kita juga mendorong pertumbuhan investasi. Saya berharap tidak ada hambatan dalam pengerjaan nantinya,”ungkap Hassanudin, setelah mendengarkan progres hulu Migas.

Sebelumnya, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut Rikky Rahmat Firdaus memaparkan, proses hulu Migas yang ada di Sumut. Ia pun berterima kasih karena seluruh izin rekomendasi pinjam pakai kawasan hutan untuk pengeboran sumur-sumur eksplorasi telah diterima.

“Bulan depan ada kegiatan di Padanglawas. Kegiatannya berupa seismik dua dimensi yang dilakukan mitra kerja SKK Migas,”sebutnya.

Rikky Rahmat Firdaus, seismik merupakan survei salah satu kegiatan eksplorasi untuk mengambil data bawah permukaan dengan menggunakan sumber getar dan alat perekam khusus, dan tahap awal dari rangkaian kegiatan eksplorasi Migas.

Untuk kegiatan lainnya berupa pengeboran sumur yang akan dilakukan di Kabupaten Langkat pada tahun 2024. Kemudian mobilisasi rig (alat pengeboran) dari Belawan ke Tanjungpura. Untuk itu, Rikky yang hadir bersama tim meminta dukungan dari Pj Gubernur Sumut serta seluruh perangkat daerah untuk mengawal pengerjaan ini.

“Target produksi nasional itu satu juta barrel oil per day. Saya berharap adanya koordinasi untuk seluruh kepala dinas baik provinsi dan kabupaten agar target ini bisa tercapai,”pintanya.(red01/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

iklan