Pj Ketua PKK Sumut Sebut Pentingnya Deteksi Dini Kanker Payudara

Foto: Pejabat Ketua TP PKK Sumut Dessy Hassanudin didampingi Ketua DPW Dian Arief Trinugroho saat meninjau Diruang Mamografi di Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan, Jalan Rumah Sakit Haji Nomor 47, Kabupaten Deliserdang.(foto. Diskominfo Sumut)

DELISERDANG.Ersyah.com l Seminar Ilmiah Kanker Payudara digelar Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan, Jalan Rumah Sakit Haji Nomor 47, Kabupaten Deliserdang, Selasa (19/12/23).

Dalam kesempatan itu Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK)  Sumatera Utara (Sumut) Dessy Hassanudin menyampaikan, pencegahan kanker dapat dilaksanakan dengan memberikan pengetahuan dan berbagai informasi kepada masyarakat, khususnya perempuan. Terutama mengenai pentingnya deteksi dini kanker payudara.

 “Deteksi dini sangat penting untuk pencegahan kanker payudara,”sebutnya.

Menurutnya, dalam penanganan kanker, petugas kesehatan seperti dokter, perawat dan petugas medis juga harus memiliki pengetahuan yang baik, sehingga dapat memberikan pelayanan dan perawatan yang maksimal.

“Saya sangat mengapresiasi seminar yang dibuat hari ini. Kegiatan seperti ini salah satu upaya untuk menyelamatkan perempuan Indonesia, khususnya para ibu dari risiko kanker payudara,”ujar Dessy.

Ia menyebutkan, seminar kesehatan dapat memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan sebuah keluarga, tujuan dari PKK. Seminar ini membuat para perempuan paham tentang kanker payudara. Karena penyakit kanker itu bisa diakibatkan dari pola hidup dan pola makan tidak sehat.

Seperti diketahui, penderita kanker di Sumut sebanyak 3.206 orang. Kanker payudara merupakan yang terbanyak, yakni sebesar 393 orang. Leukimia 313 orang, kanker paru 293 orang, kanker kelenjar getah bening 238 orang dan lainnya.

Direktur RSU Haji Medan Rehulina Ginting mengatakan, tujuan dari seminar kesehatan untuk memperdalam ilmu dan saling bertukar informasi, terutama tentang kanker yang menempati urutan pertama penyumbang kematian.

“Saat ini penyakit kanker payudara bukan hanya dialami perempuan tapi juga laki-laki. Hal itu sudah terjadi di luar negeri. Pengaruhnya dari pola makanan,”paparnya.

Rehulina Ginting, kanker payudara erat kaitannya dengan ibu, sel kanker pada payudara wanita lebih cepat berkembang ketimbang pada laki-laki.

“Kita sangat mengharapkan semuanya menyadari kalau kanker ini sangat dekat dengan kita. Pada dasarnya kita malu untuk memeriksakan kanker sejak dini. Kalau dideteksi lebih cepat, maka semakin cepat pula cara penanganannya. Kanker ini sangat cepat menyebarnya, apalagi dibarengi stress,” terang Rehulina Ginting.

Pj Ketua TP PKK Sumut juga meninjau ruangan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA), ruangan mamografi, pembangunan ruang rawat inap atau tower 1 yang baru selesai dibangun.

Diruangan Mamografi, Pj Ketua TP PKK berdialog dengan salah seorang ibu yang hendak memeriksakan diri tentang kanker.

Mamografi adalah proses pemeriksaan payudara menggunakan sinar-X berenergi rendah.

Kegiatan turut hadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sumut Dian Arief Trinugroho, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Manna Wasalwa, Yayasan Lembaga Kanker Indonesia dan peserta yang terdiri dari tenaga kesehatan.(red01/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

iklan