Masyarakat Sebut Jalan Penghubung Tidak Diputus Socfindo Tapi Dialihkan Yang Lebih Bagus

Jalan baru Dusun 10 Desa Mangkai Lama Kecamatan Lima Puluh yang difasilitasi PT Socfindo Tanah Gambus dalam pembangunannya.(Ersyah/mn)

BATUBARA.Ersyah.com l Tokoh masyarakat dan Kepala Lingkungan Dusun 10 Desa Mangkai Lama, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batubara mengapresiasi dan berterima kasih kepada Menagemen PT Socfindo kebun Tanah Gambus atas merespon aspirasi masyarakat dalam membantu dan membangun jalan penghubung desa menuju Kelurahan Lima Puluh.

“Kami masyarakat disini berterima kasih betul kepada perusahaan PT Socfindo, karena telah memberikan fasilitas jalan dari yang lama ke jalan yang baru dan cukup bagus,”kata Ratim (73) saat dikonfirmasi wartawan, Jum’at (21/6/2024) didampingi sejumlah warga setempat.

Terkait isu adanya yang meributkan atau mempermasalahkan pengalihan jalan tersebut, Ratim mengaku sangat menyayangkan dan sanggup berhadapan jika masalah itu mencuat.

iklan

“Kami tidak ada masalah kok. Sudah baik kenapa dimasalahkan, seharusnya kemarin berikan solusi. Bapak Kepala Desa kami sudah berkolaborasi baik dengan pihak Management PT Socfindo, pak Robert Sagala, agar pihak Perusahaan tetap memikirkan kepentingan masyarakat dan Alhamdulillah jalan sudah baik tidak ada masalah,”ujarnya.

Tokoh masyarakat Dusun 10 Desa Mangkai Lama Ratim, saat diwawancarai.

Menurut Ratim yang diributkan segelintir oknum tersebut katanya jalan itu harus seperti biasa (yang mereka lalui berbelok belok) dia kesan kemari tu dekat kata mereka. Yang dibangun baru ini lurus dan tembus ke Kelurahan Lima Puluh untuk warga kepasar pagi.

“Akses jalan bisa cepat karena lurus dan ibu-ibu tidak khawatir bila mengendarai sepeda motor, karena jalan dalam kan, orang yang berjualan ke pasar pagi jalan baru ini kok. Intinya jalan penghubung tidak diputus perusahaan Socfindo, tapi dialihkan yang lebih bagus,”sebut Ratim mewakili puluhan warga saat ditemui wartawan.

Senada disampaikan Hardi (42) yang mengaku jalan penghubung baru dibangun Socfindo sangat membantu kegiatan masyarakat sehari-hari.

“Biasanya harus muter muter lagi kalau mau ke Limapuluh, tapi senjak ada jalan baru ini jadi hemat waktu jadi lebih cepat sampek.”ucapnya.

Ia juga menyampaikan terimakasih kepada Menagemen perkebunan Tanah Gambus yang memberikan perhatian ke masyarakat sekitar.

“Kami berterima juga kepada Bapak Kepala Desa yang sudah menanggapi keluhan masyarakat, sehingga bisa membangun komunikasi baik ke perusahaan untuk pembuatan jalan tersebut,”tutupnya. Sembari mengatakan siap membantu memberikan keterangan terkait jalan itu.

Sementara beberapa ibu-ibu juga menyampaikan rasa syukur mereka berkat dibangunnya jalan penghubung dari PT Socfindo, salah satunya ibu Tuti yang merasa sangat terbantu berkat adanya jalan baru tersebut.

“Sekarang kalau mau ke rumah nggak harus lewat belakang rumah orang lagi, biasanya kami kalo mau belanja material bangunan harus bayar orang lagi untuk ngelangsir dari jalan besar ke rumah, sekarang sudah bisa di antar langsung ke rumah,”paparnya.

Kepala Lingkungan Dusun 10 Desa Mangkai Lama juga mengaku warganya sangat terbantu dengan adanya jalan baru tersebut.

“Ia kami merasa terharu adanya jalan penghubung ini yang langsung menembus Kelurahan Lima Puluh. Kalau dihitung di desa ini untuk jalan saja ada kurang lebih 4000 meter di bantu PT Socfindo Tanah Gambus, dari Simpang MHB sampai menembus Kelurahan Lima Puluh, boleh di cek langsung kelapangan. Kami sangat berterima kasih ke perusahaan,”bebernya.

Kepala Lingkungan Dusun 10 Desa Mangkai Lama saat memberikan keterangan.

Perhatian perusahaan terhadap masyarakat sangat baik. Apa lagi saat ini PT Socfindo Tanah Gambus membuka kesempatan tenaga kerja karyawan bagi anak -anak desa.

Menanggapi adanya keributan soal pengalihan jalan, sang Kepala Lingkungan sangat tidak setuju dengan alasan apa pun.

“Itu gini ya, kalau di bilangkan warga disini yang mempermasalahkan itu tidak benar. Disini itu warga tidak mempermasalahkan pengalihan jalan tersebut. Jadi itu yang ribut pihak dari luar,”tegasnya.

Disi lain Pengurus PT Socfindo Kebun Tanah Gambus Robert Sagala menyampaikan, keberadaan perusahaan yang ada di daerah memang harus peka terhadap lingkungan sekitar areal operasional. Untuk  akses jalan yang dibangun merupakan perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat Desa Mangkai Lama.

“Kami berusaha memberikan fasilitas demi menunjang kehidupan yang rukun bersama dengan masyarakat khususnya di sekitaran perkebunan PT Socfindo,”ujar Sagala.

Menurutnya, jalan penghubung tersebut menggunakan lahan milik PT. Socfindo sepanjang 1800 meter dengan lebar 8 meter.

“Kita nanti akan bantu perbaiki bila mana jalan itu rusak. Kami  bersyukur bisa memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Kami selalu membuka lebar pintu untuk masyarakat yang ingin mengajukan bantuan melalui program CSR PT Socfindo yang mana kami harapkan penggunaannya untuk masyarakat,”ungkapnya.

Soal isu penutupan akses jalan, menurut Sagala perusahaan tidak ada menurut selagi untuk kepentingan umum.

“Jalan itu bukan kita tutup, tapi kita alihkan ke yang baru dan kita buatkan yang lebih bagus, memakai anggaran perusahaan,”terangnya.(mn)

iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *