Inalum Siap Melantai di Bursa,IPO 2026 Jadi Fokus Utama

Langkah besar PT Inalum mencapai initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).(Foto.Webset PT Inalum)

BATUBARA.Ersyah.com l PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) tengah mempersiapkan langkah besar menuju pencatatan saham perdananya atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Direktur Utama Inalum, Ilhamsyah Mahendra, dalam paparan di Komisi VI DPR RI pada 13 Maret 2025 lalu,  mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya tengah fokus pada persiapan IPO yang dijadwalkan berlangsung pada 2026 mendatang.

“Inalum tengah mengkonsentrasikan diri untuk IPO, dengan melakukan assessment dan valuasi yang akan kami laporkan lebih lanjut,” jelas Ilhamsyah dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Jakarta.

Sebelumnya, Direktur Portofolio dan Pengembangan Usaha MIND ID, Dilo Seno Widagdo, menyebutkan bahwa sesuai dengan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP), rencana unlock value Inalum juga diperkirakan akan dilaksanakan pada periode 2026-2027. “IPO adalah salah satu opsi yang sedang kami kaji untuk unlock value Inalum,” ungkap Dilo di acara MINDialogue Januari lalu.

Dilo menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah memperbaiki ‘equity story’ atau kisah ekuitas Inalum. Menurutnya, perusahaan harus memperbaiki elemen-elemen penting sebelum melantai di bursa saham. Salah satunya adalah meningkatkan kapasitas produksi, mengingat pabrik Inalum di Kuala Tanjung saat ini masih berkapasitas 250 ribu ton, yang dinilai belum optimal.

“Kami harus memastikan ‘equity story’ kami kuat terlebih dahulu. Dengan peningkatan kapasitas dan pengembangan bisnis yang lebih jelas, barulah kami siap untuk IPO,” tambah Dilo.

Inalum juga tengah memperjelas kolaborasinya dengan PT Aneka Tambang (ANTM) melalui PT Borneo Alumina Indonesia (BAI), yang saat ini tengah fokus pada pengembangan smelter tahap kedua. Setelah hal ini tercapai, nilai jual diharapkan meningkat signifikan, dan IPO pun bisa dilaksanakan dengan lebih optimal.

Rencana IPO Inalum ini tentu menjadi sorotan, mengingat perusahaan yang berada di bawah naungan MIND ID ini memiliki potensi besar untuk membuka peluang investasi baru di pasar saham Indonesia. Semua pihak berharap bahwa proses IPO ini dapat menjadi langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan industri alumina dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi Indonesia.(red01)

Tinggalkan Balasan