Bobby Nasution Targetkan Ekonomi Sumut Tumbuh Pesat Hingga 2029

Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution saat sambutan pada

 

MEDAN.Ersyah.com l Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menetapkan target ambisius untuk pertumbuhan ekonomi provinsi ini, dengan rencana peningkatan dari 5,03% pada 2024 menjadi 6,08% pada 2029.

Pertumbuhan ekonomi ini menjadi bagian dari sejumlah target besar dalam kurun waktu lima tahun mendatang. Selain itu, PDRB per kapita juga diharapkan melonjak signifikan, dari Rp73,75 juta pada 2024 menjadi Rp115,3 juta pada 2029. Angka kemiskinan pun diproyeksikan turun drastis, dari 7,19% menjadi hanya 2,82% pada 2029.

Hal ini disampaikan Bobby, dalam Konsultasi Publik Penyusunan Dokumen RPJMD 2025-2029 & RKPD 2026, Kamis (20/3/2025, di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur, Medan

Bobby juga menargetkan peningkatan indeks daya saing daerah dari 3,71 poin pada 2024 menjadi 3,75 poin pada 2029. Selain itu, upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui program-program strategis juga menjadi fokus utama, termasuk peningkatan indeks modal manusia dari 0,53 poin pada 2025 menjadi 0,59 poin pada 2029. Bahkan, penurunan emisi gas rumah kaca pun menjadi prioritas, dengan target pengurangan sebesar 18,52% pada 2029.

Dalam rangka mencapai semua target ini, Bobby meminta agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumut bekerja sama secara maksimal, menjabarkan dan menjalankan visi misi dengan baik.

“Mohon ini dijabarkan dengan baik dan dijalankan dengan baik,”tegas Bobby.

Visi pembangunan Sumut yang akan dituangkan dalam RPJMD adalah ‘Kolaborasi Sumut Berkah Menuju Sumatera Utara yang Unggul, Maju, dan Berkelanjutan’. Untuk mewujudkan visi tersebut, ada lima misi utama, yakni: meningkatkan kualitas SDM, menjaga stabilitas ekonomi, meningkatkan tata kelola pemerintahan, pengembangan infrastruktur yang berkualitas dan ramah lingkungan, serta memperkuat ketahanan sosial dan budaya masyarakat.

Bobby juga mengungkapkan enam program unggulan yang bertujuan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, antara lain Program Bersekolah Gratis (PUBG), Program Berobat Gratis (PROBIS), Jaminan Kestabilan Harga Pangan (JASKOP), serta digitalisasi pelayanan publik melalui program CERDAS. Selain itu, ada program Perlindungan Rakyat Melalui Restorative Justice (PRESTICE), serta Infrastruktur Strategis Terintegrasi (INSTANSI).

Di samping itu, Bobby Nasution menguraikan 17 program prioritas, mulai dari pendidikan berbasis skill yang relevan dengan kebutuhan industri, pemberdayaan perempuan dan penyandang disabilitas, hingga pengembangan pariwisata berbasis potensi lokal. Penguatan ekonomi hijau dan biru, ketahanan pangan, serta peningkatan kualitas infrastruktur juga menjadi fokus utama untuk mendorong kesejahteraan masyarakat.

“Dengan serangkaian langkah strategis ini, Sumut diharapkan mampu mencapai lompatan besar dalam kualitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,”terang Bobby.(red01)

Tinggalkan Balasan