
MEDAN.Ersyah.com l Provinsi Sumatera Utara (Sumut) semakin dilirik dunia internasional. Kali ini, giliran Duta Besar Denmark untuk Indonesia, Sten Frimodt Nielsen, yang menyambangi Medan untuk menjajaki peluang kerja sama strategis di berbagai sektor, Jumat (2/5/2025).
Dalam pertemuan bersama Wakil Gubernur Sumut, H.Surya, pembahasan mencakup sektor-sektor unggulan seperti pertanian, peternakan sapi perah, hingga potensi perikanan tangkap dan budidaya di perairan barat dan timur Sumut.
“Kami melihat Sumut menyimpan potensi besar. Harapannya, pertemuan ini menjadi awal kerja sama yang konkret, apalagi sesuai dengan misi kami dalam lima tahun ke depan yang memang fokus menarik investor asing,” ujar Surya optimistis.
Dubes Nielsen mengungkapkan bahwa Denmark memiliki teknologi dan keahlian dalam meningkatkan produktivitas sapi perah yang bisa dibagikan ke Sumut.
Ia menyoroti perbedaan mencolok produksi susu per sapi yang di Sumut rata-rata hanya lima liter, sementara di Denmark jauh lebih tinggi.
“Denmark punya pengalaman panjang dalam efisiensi peternakan sapi perah. Ini bisa menjadi pintu masuk kerja sama yang saling menguntungkan,”katanya.
Ia juga menyatakan ketertarikan pada sektor perikanan Sumut yang dinilai potensial, dan berencana menjajaki kemungkinan investasi serta peningkatan kapasitas produksi lokal. Dalam kunjungannya ke Indonesia, Nielsen juga telah bertemu sejumlah menteri kabinet untuk menggali peluang kerja sama lintas sektor.
Pertemuan ini turut dihadiri pejabat strategis Pemprov Sumut, termasuk Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Rajali, serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Hamdan Sukri Siregar.
Sumut berpeluang menjadi pintu gerbang baru kerja sama Indonesia-Denmark dalam bidang pangan dan perikanan.(red01)










