
MEDAN.Ersyah.com l Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terus berupaya menuntaskan penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P).
Pemprov Sumut memastikan dokumen itu rampung akhir Januari 2026 sebagai pijakan utama percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana.
“Proses sudah masuk tahap penyusunan rancangan. Selanjutnya konsultasi dan konsolidasi. Target kami, akhir Januari R3P Provinsi harus final dan siap ditandatangani Gubernur Sumut,”kata Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Sulaiman Harahap saat Rapat Koordinasi progres penyusunan R3P bersama Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, yang digelar daring dari Kantor Gubernur Sumut, Rabu (7/1/2026).
Sulaiman menyebut, untuk mengejar tenggat waktu, Pemprov Sumut melakukan langkah percepatan sinkronisasi dan inventarisasi data, validasi lapangan, hingga pendampingan intensif kepada kabupaten/kota dalam penyusunan Jitupasna (pengkajian kebutuhan pascabencana). “Proses ini diperkuat melalui kolaborasi dengan BNPB agar seluruh data benar-benar akurat dan siap dieksekusi,”ucapnya.
Kepala Biro Umum dan Keuangan Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan A. Lambok Sihombing menegaskan, rapat koordinasi bertujuan memastikan tidak ada daerah yang tertinggal dalam menyiapkan dokumen R3P.
“R3P menjadi fondasi hukum dan operasional bagi pemerintah pusat dan daerah untuk memulihkan wilayah terdampak bencana. Dokumen ini menyajikan data kerusakan dan kerugian by name by address di lima sektor utama, perumahan, infrastruktur, ekonomi produktif, sosial, dan lintas sektor,”jelasnya.
Kegiatan di Sumut dihadiri Kepala BPBD Sumut Tuahta Ramajaya Saragih serta Kepala Dinas PUPR Sumut Hendra Dermawan Siregar.(red01)










