Ny Yusnila Indriati Taufik selaku Bunda PAUD yang juga Ketua Tim Posyandu Kabupaten Asahan didampingi Ny Juni Rianto saat menyerahkan bantuan kepada sekolah PAUD.(Ersyah/S)
ASAHAN.Ersyah.com l Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan berupaya memperkuat pendidikan anak usia dini dan layanan kesehatan dasar didaerahnya.
Hal itu dibuktikan Bunda PAUD sekaligus Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik melakukan kunjungan kerja ke sejumlah PAUD dan Posyandu di beberapa kecamatan.
Kunjungan diawali di PAUD Fadillah, Desa Siparku Area, Kecamatan Simpang Empat.
Turut mendampingi Camat Simpang Empat, Kepala Desa Sipaku Area beserta Ketua TP PKK Desa, Kepala Puskesmas setempat, serta para guru PAUD.
Ny. Yusnila Wati Taufik melihat proses pembelajaran dan berinteraksi dengan peserta didik serta tenaga pendidik.
Ia menyebut pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama pembentukan karakter, kecerdasan dan kepribadian anak.
Ia mendorong para guru PAUD untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran yang ramah anak, kreatif, dan berorientasi pada tumbuh kembang optimal.
“PAUD bukan sekadar tempat bermain, tetapi ruang strategis untuk menanamkan nilai, disiplin, dan kebiasaan baik sejak dini. Di sinilah masa depan daerah dan bangsa dibentuk,”kata Yusnila kepada wartawan, Senin (12/1/2026).
Usai dari PAUD, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Posyandu Melur Desa Sipaku Area, serta posyandu lainnya di Kecamatan Rawang Panca Arga dan Buntu Pane.
Dalam agenda ini, Ny. Yusnila hadir sebagai Ketua TP Posyandu Kabupaten Asahan, didampingi Wakil Ketua TP Posyandu Kabupaten Asahan Ny. Juni Rianto, jajaran pengurus TP Posyandu Kabupaten Asahan, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, camat dan kepala desa setempat, Ketua TP Posyandu kecamatan dan desa, kepala puskesmas, serta para kader posyandu.
Ny. Yusnila menekankan pentingnya penerapan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di posyandu guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak.
Menurutnya penguatan posyandu merupakan garda terdepan dalam pencegahan stunting serta bagian dari upaya mewujudkan Asta Cita Indonesia Emas 2045 melalui generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
“Posyandu harus aktif, responsif, dan memberikan layanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ini bukan hanya tugas kader, tetapi tanggung jawab kita bersama,”ucapnya.
Ny. Yusnila juga menyerahkan bantuan berupa 5 unit meja dan 10 unit kursi. Bantuan tersebut merupakan dukungan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, dan diserahkan langsung di masing-masing kecamatan yang dikunjungi.(S/red01)










