Arus Lalu Lintas di Batubara Dikendalikan Ketat

Personil Sat Lantas Polres Batubara saat pengaturan arus lalulintas dititik rawan macet dan lakalantas.(Foto. Humas Pol BB)

BATUBARA l Ersyah.com l Sat Lantas Polres Batubara terus melakukan pengawalan arus lalu lintas saat aktivitas masyarakat sepanjang hari, tanpa kompromi soal keselamatan.

Sejak fajar hingga sore, polisi menguasai titik rawan, menertibkan pengendara, serta menggempur ketidakpatuhan berlalu lintas melalui edukasi langsung ke sekolah, Senin (26/1/2026).

Personil Sat Lantas di bawah komando Kasat Lantas AKP Simon E.Simatupang menyebar di jalur-jalur padat dan rawan kemacetan, di antaranya depan SMP Negeri 1, Jalinsum Simpang 50, Simpang Empat Indrapura, hingga Jalinsum Simpang Sei Bejangkar.

Pengendara yang abai aturan langsung ditegur, sementara imbauan keras disampaikan agar seluruh pengguna jalan mematuhi aturan dan wajib menggunakan helm SNI.

“Langkah ini menjadi bagian dari upaya nyata menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang kerap mengancam keselamatan masyarakat. Ketertiban bukan pilihan, melainkan kewajiban,”tegas AKP Simon.

Sat Lantas juga pengaman jalan di Sei Balai, Lima Puluh dan Indrapura.

Kegiatan merupakan implementasi langsung program Kapolda Sumut, dengan menempatkan personel di lokasi strategis guna menjamin keamanan, tanpa gangguan, tanpa kemacetan dan tanpa risiko kecelakaan.

Selain di jalan raya, Sat Lantas juga menyerang akar masalah pelanggaran lalu lintas melalui program Police Goes To School di MTs Negeri Batubara. Sekitar 200 siswa mendapat pembinaan langsung dari aparat kepolisian.

Materi disampaikan terkait bahaya melanggar rambu, risiko fatal mendahului di tikungan, larangan keras knalpot brong, hingga konsekuensi nyata kecelakaan lalu lintas yang bisa merenggut nyawa.

“Edukasi menjadi peringatan dini agar generasi muda tidak tumbuh sebagai pelanggar, tetapi sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas,”kata AKP Simon.

Menjelang sore, pengamanan diperketat lokasi Jalinsum Sei Bejangkar. Polisi melakukan patroli aktif dan kibas bendera sebagai sinyal kuat kehadiran negara di jalan raya.

“Kita tidak memberi ruang bagi pelanggaran. Keselamatan masyarakat adalah harga mati. Jalan raya harus tertib, aman dan tanpa tawar-menawar,”tutup Kasat Lantas.(mn)