Jalan Sipiongot Masuk Program Strategis Sumut 2026

 Kepala Bidang Perencanaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut, Harry Rizal Hasibuan, saat jumpa pers, Rabu (28/1/2025) di Lobby Dekranasda Kantor Gubernur Sumut.(Foto. Diskominfo Sumut)

MEDAN l Ersyah.com l  Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memastikan kelanjutan pembangunan jalan di kawasan Sipiongot, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta), tahun 2026.

Proyek strategis yang telah puluhan tahun dinanti masyarakat tersebut ditargetkan mulai dikerjakan pada Maret 2026.

“Pembangunan jalan kawasan Sipiongot kita targetkan mulai Maret 2026. Ini sesuai program Pemprov Sumut dan segera direalisasikan,” kata Kepala Bidang Perencanaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut, Harry Rizal Hasibuan, saat jumpa pers, Rabu (28/1/2025) di Lobby Dekranasda Kantor Gubernur Sumut.

Dijelaskan, pembangunan Jalan Sipiongot telah ditetapkan sebagai program strategis daerah dengan total anggaran ratusan miliar rupiah. Rinciannya, Sipiongot – Batas Labuhanbatu sepanjang 16 Km dengan anggaran Rp96 miliar, Sipiongot – Batas Tapanuli Selatan sepanjang 12 Km dengan anggaran Rp72 miliar, Hutaimbaru – Sipiongot Paluta sepanjang 11,8 Km dengan anggaran Rp70,8 miliar.

Selama puluhan tahun, masyarakat Sipiongot hidup dalam keterisolasian akibat kondisi jalan rusak parah, berlumpur saat hujan, dan nyaris tak bisa dilalui kendaraan.

“Dulu kawasan ini termasuk daerah tertinggal. Bahkan di era 80–90-an, transportasi di Sipiongot masih harus menggunakan kuda,”jelas Harry.

Kondisi itu mendorong Pemprov Sumut di bawah kepemimpinan Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution untuk melanjutkan proyek pembangunan yang sempat terhenti pada 2025 akibat proses hukum.

Pembangunan jalan ini diyakini akan menjadi tonggak penting pemerataan pembangunan di wilayah terpencil Sumatera Utara.

Selain memperkuat konektivitas antarwilayah Paluta–Tapanuli Selatan–Labuhanbatu, proyek ini juga membuka akses ekonomi, layanan kesehatan dan pendidikan bagi ribuan warga yang selama ini terisolasi.

“Baru di masa kepemimpinan Gubernur Bobby Nasution, pembangunan Jalan Sipiongot benar-benar diwujudkan didaerah yang selama ini terabaikan,”kata Harry.(red01)