Dari Masjid Raudatul Jannah, Bupati Ajak Warga Labura Perkuat Ibadah dan Tangkal Hoaks

Bupati Labura, Dr H. Hendri Yanto Sitorus didampingi Wakil Bupati, Dr H. Samsul Tanjung menyerahkan berbagai bantuan kepada pengurus Masjid Raudatul Jannah, Damuli Pekan.(Ersyah/F.Sinaga)

LABURA I Ersyah.com I Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labura menggelar Safari Ramadhan 1447 H ke-5 pada malam ke-7 Ramadhan.

Kegiatan dipimpin Bupati Labura, Dr H.Hendri Yanto Sitorus bersama Wakil Bupati, Dr H. Samsul Tanjung, Selasa malam (24/2/2025) di Masjid Raudatul Jannah, Desa Damuli Kebun, Kecamatan Kualuh Selatan.
Bupati dalam arahan menyampaikan pesan tegas dan penuh semangat kepada masyarakat.

Ia mengajak seluruh warga memanfaatkan bulan suci Ramadhan sebagai bentuk memperkuat iman dan kebersamaan dengan memakmurkan masjid melalui sholat berjamaah, tadarus Al-Qur’an, serta menunaikan zakat mal dan zakat fitrah.

Bupati juga menekankan pentingnya menjaga kondusivitas daerah, dengan mengingatkan masyarakat agar tetap solid, mempererat persatuan, serta tidak mudah terprovokasi berita hoaks yang dapat memecah belah persaudaraan.

“Pembangunan terus berjalan kuat jika masyarakatnya kompak,”ucapnya.

Bupati, Pemerintah Kabupaten Labura, terus bergerak meningkatkan pembangunan infrastruktur dan kualitas pelayanan publik. Dukungan serta doa masyarakat dinilai menjadi kunci agar seluruh program pembangunan dapat berjalan optimal dan tuntas.

“Pemerintah hadir di tengah masyarakat, menguatkan spiritualitas, mempererat persaudaraan, sekaligus mendorong kesejahteraan untuk pembangunan lebih baik,”katanya.

Sebagai bentuk kepedulian nyata, Pemkab Labura menyerahkan bantuan kepada BKM Masjid Raudatul Jannah berupa empat gulung sajadah, satu unit AC, dan satu unit jam digital, kesemuanya demi meningkatkan kenyamanan jamaah dalam beribadah.

Melalui Baznas Labura, bantuan sosial juga disalurkan secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sebanyak 25 anak yatim menerima santunan Rp250.000 per orang. Kemudian, 25 kaum duafa mendapatkan Rp150.000 per orang beserta satu karung beras. Tak hanya itu, 10 pelaku UMKM memperoleh bantuan Rp500.000 per orang untuk mendukung usaha mereka, serta 10 guru honor komite yang belum bersertifikasi turut menerima bantuan Rp500.000 per orang.(F.Sinaga)