Safari Ramadhan Pemkab Labura, 119 Pelayan Masjid Terima Tali Asih

Bupati Labura, Dr H. Hendri Yanto Sitorus saat bersalaman dengan warga penerima bantuan di acara Safari Ramadhan.(Ersyah/F.Sinaga)

LABURA |Ersyah.com| Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labura tetap berkomitmen memperkuat syiar Islam dan kepedulian sosial melalui kegiatan Safari Ramadhan ke-7, yang dirangkai dengan penyerahan tali asih kepada bilal mayit, nazir masjid, dan guru mengaji di Kecamatan Kualuh Hilir.

Kegiatan digelar di Masjid Dakwah Dusun Sei Bauwe, Desa Teluk Piai, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labura, Kamis (26/2/2026).

Hadir langsung Bupati Labura Dr H. Hendri Yanto Sitorus, didampingi Wakil Bupati Dr H. Samsul Tanjung, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Labura.

Wakil Bupati dalam sambutan menyampaikan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan moment strategis untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat syiar Islam, serta membuka ruang dialog langsung antara pemerintah dan masyarakat.

“Safari Ramadhan adalah wadah silaturahmi, penguatan iman, sekaligus sarana menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Pemerintah hadir tidak hanya sebagai pengambil kebijakan, tetapi juga bagian dari umat,”ucap Bupati.

Rangkaian kegiatan diawali dengan buka puasa bersama, dilanjutkan sholat Maghrib berjamaah bersama masyarakat.

Sebanyak 119 orang di Kecamatan Kualuh Hilir menerima tali asih dari Pemkab Labura.

Masing-masing penerima memperoleh bantuan uang tunai sebesar Rp350.000 dan satu lembar kain sarung.

Tak hanya itu, Baznas Labura juga turut menyalurkan bantuan tambahan berupa satu karung beras dan satu kilogram minyak makan kepada para penerima.

Para bilal mayit, nazir masjid, dan guru mengaji yang menerima bantuan merupakan sosok-sosok penting dalam kehidupan keagamaan masyarakat, yang selama ini mengabdi dengan keikhlasan dan dedikasi tinggi.

“Pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai spiritual, sosial, dan keagamaan, demi mewujudkan masyarakat Labuhanbatu Utara yang religius, sejahtera, dan berkeadaban,”tutup Bupati.(F.Sinaga)