Sumut Butuh Rp30 Triliun Untuk Pemulihan Bencana, Bappenas Sinkronkan Data

Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution saat menerima rombongan Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan PPN Bappenas.(Foto. Diskominfo Sumut)

MEDAN I Ersyah.com l Harapan masyarakat terdampak bencana di Sumatera Utara (Sumut) untuk segera bangkit mulai menemukan titik terang.

Soalnya, pemerintah pusat melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional /Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) membuka peluang penambahan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana bagi Sumut.

Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan PPN/Bappenas, Medril Zam, memastikan Satuan Tugas (Satgas) Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana saat ini tengah melakukan penyesuaian dan penyelarasan data anggaran. Proses ini berpotensi meningkatkan nilai dana yang sebelumnya dialokasikan untuk Sumatera Utara.

Sebelumnya, awal Maret, Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution mempertanyakan besaran anggaran yang dinilai masih jauh dari kebutuhan riil di lapangan.

Saat itu, Satgas baru mengalokasikan sekitar Rp2,1 triliun, sementara kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi yang tercantum dalam Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) mencapai sekitar Rp30 triliun.

Menanggapi hal tersebut, Senin (9/3/2026), tim Satgas yang dipimpin Medril Zam melakukan pertemuan langsung dengan Gubernur Sumut di Kantornya, Jalan Diponegoro No. 30, Medan.

Dalam pertemuan itu, Satgas menjelaskan bahwa angka yang beredar saat ini masih merupakan versi awal dan masih akan terus disempurnakan.

“Ini masih versi pertama. Kami akan selaraskan kembali data dengan daerah dan membangun komunikasi yang lebih intens antara pusat dan daerah, sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan,”kata Medril Zam.

Ia menyampaikan, Satgas bersama pemerintah daerah masih melakukan pemutakhiran data kerusakan dan kebutuhan akibat bencana yang terjadi pada awal November tahun lalu. Tujuannya agar perhitungan anggaran benar-benar akurat dan dapat diterima semua pihak.

“Harus benar-benar clear, dan hasilnya bisa diterima semua pihak sehingga kita bisa membantu masyarakat terdampak bersama-sama secepat mungkin,”ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Bobby Nasution menegaskan Pemerintah Provinsi Sumut terus berupaya mempercepat pemulihan kondisi masyarakat yang terdampak bencana. Ia berharap penyesuaian anggaran dari pemerintah pusat nantinya benar-benar mampu menjawab kebutuhan di lapangan.

“Kita sangat berharap dana pemulihan pascabencana dari pusat dapat memenuhi kebutuhan rehabilitasi dan perbaikan di Sumut. Harapannya, masyarakat sudah bisa kembali ke rumahnya masing-masing saat Lebaran, tidak lagi berada di pengungsian,”ucap Bobby.

Pertemuan Gubernur dengan Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan PPN/Bappenas, tersebut turut dihadiri Direktur Tata Ruang Perkotaan, Pertanahan, dan Penanggulangan Bencana Dodi Zirgo Sinaga.

Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Restuardy Dauh, serta sejumlah pejabat Pemprov Sumut, di antaranya Kepala Bappelitbang Dikky Anugerah, Kepala BPKAD Tumur Tumanggor, dan Kepala BPBD Tuahta Ramajaya Saragih.

Masyarakat menaruh harapan besar agar anggaran pemulihan benar-benar diperkuat, sehingga pembangunan kembali daerah terdampak bencana bisa lebih cepat dan kehidupan warga segera pulih.(red01)