Inalum Bantu Rehabilitasi Tempat Ibadah di Humbahas

Bupati Humbang Hasundutan, Dr Oloan Paniaran Nababan saat menerima rombongan Departemen CSR PT Inalum untuk menyembuhkan bantuan tiga gereja.(Foto.Istimewa)

HUMBAHAS l Ersyah.com l PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) melalui program kepedulian terhadap sesama menyalurkan bantuan rehabilitasi bagi rumah ibadah yang terdampak banjir di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas).

Program ini menjadi bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang melibatkan kolaborasi bersama pemerintah daerah dan pihak gereja penerima bantuan.

Bantuan secara simbolis diserahkan kepada Bupati Humbahas, Dr. Oloan Paniaran Nababan, untuk kemudian diteruskan kepada gereja-gereja penerima manfaat.

Bupati menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian dan dukungan yang diberikan.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Humbang Hasundutan, kami mengucapkan terima kasih. Bantuan ini menjadi bukti nilai kebersamaan dan solidaritas masih sangat kuat di tengah masyarakat,”ujarnya.

Tiga gereja yang menerima bantuan rehabilitasi adalah, HKBP Panggunggungan, HKI Jagapayung, dan GKLI Bantoon, yang mengalami kerusakan akibat terjangan banjir beberapa waktu lalu.

Mewakili penerima bantuan, Pendeta HKI Jagapayung, Pdt. Timbul Barita mengungkapkan rasa syukur atas perhatian yang diberikan.

“Kami berterima kasih, kepada Inalum tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga turun langsung melakukan survei. Ini sangat berarti bagi kami untuk memperbaiki gereja dan memberikan kenyamanan bagi jemaat dalam beribadah,”tuturnya.

Bantuan bukan sekadar perbaikan fisik bangunan, tetapi juga menjadi harapan baru bagi masyarakat. Rumah ibadah memiliki peran penting sebagai pusat spiritual, tempat berkumpul, serta ruang untuk saling menguatkan di tengah situasi sulit.

Dengan pulihnya kondisi gereja, diharapkan aktivitas ibadah dan pelayanan dapat kembali berjalan normal, sekaligus mempercepat pemulihan moral dan sosial warga.

Kepala Departemen CSR Inalum, Zainuddin Iqbal Sidabutar menyampaikan, bantuan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung masyarakat, khususnya pada masa pemulihan pascabencana.

“Kami turut prihatin atas musibah ini. Inalum terus hadir mendampingi masyarakat, tidak hanya saat tanggap darurat, tetapi juga dalam tahap rehabilitasi. Semoga bantuan dapat meringankan beban dan mempercepat pemulihan,”ungkap Zainuddin diterima wartawan, Rabu (18/3/2026).

Banjir bandang yang melanda Humbang Hasundutan pada akhir November 2025 dipicu curah hujan tinggi yang menyebabkan sungai meluap dan longsor di sejumlah titik. Bencana tersebut mengakibatkan kerusakan luas, tidak hanya pada rumah warga tetapi juga fasilitas umum, termasuk rumah ibadah. Sejumlah warga bahkan sempat mengungsi dan masih dalam proses pemulihan hingga saat ini.

“Melalui semangat gotong royong dan kepedulian diharapkan terus tumbuh, menjadi kekuatan bagi masyarakat Humbahas untuk bangkit dan pulih sepenuhnya,”tutupnya.(red01)