
BATUBARA l Ersyah.com l Jajaran Sat Reskrim Polres Batubara bergerak aktif melakukan pengawasan di sejumlah lokasi strategis guna memastikan berbagai stabilitas harga, seperti ketersediaan bahan pokok, Bahan Bakar Minyak (BBM), keamanan masyarakat tetap terjaga.
Sehingga personil Unit Ekonomi Sat Reskrim dipimpin Iptu Kriswanto melaksanakan pengecekan langsung di Pasar Lima Puluh, Kabupaten Batubara, Sabtu (21/3/2026).
Hasilnya, harga 14 komoditas bahan pokok terpantau relatif stabil. Beberapa komoditas bahkan mengalami penurunan harga, seperti daging sapi turun menjadi Rp135.000/kg dan cabai merah Rp35.000/kg. Namun, bawang merah mengalami kenaikan tipis menjadi Rp35.000/kg.
Secara umum, ketersediaan bahan pokok dinyatakan aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat selama Idulfitri.
Sat Reskrim juga terus berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat untuk memastikan distribusi tetap lancar.
Di lokasi berbeda, pengawasan juga dilakukan terhadap seluruh SPBU di wilayah hukum Polres Batubara. Dari hasil pengecekan, sebagian besar SPBU masih memiliki stok BBM yang mencukupi, meskipun terdapat beberapa titik yang mengalami kekosongan pada jenis BBM tertentu seperti Pertalite dan Solar.
Meski demikian, pasokan dari Pertamina disebut masih berjalan normal sehingga kebutuhan masyarakat dipastikan tetap terpenuhi selama periode perayaan Idulfitri.
Selain fokus pada pangan dan energi, pengamanan juga diperketat di lokasi wisata.
Dalam rangka Operasi Ketupat Toba 2026, personil Polres Batubara bersama Polsek Lima Puluh melakukan pengamanan di objek wisata pemandian kolam renang di Desa Empat Negeri.
Kondisi di lokasi wisata terpantau cukup ramai pengunjung.
Kasi Humas Polres Batubara, AKP P Tamba menyebut, petugas terus memberikan imbauan kepada masyarakat, agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban dan diminta segera menghubungi kepolisian bila menemukan berbagai aksi mencurigakan.
“Secara keseluruhan, situasi di wilayah Kabupaten Batubara saat Idulfitri 2026 tetap kondusif.(mn)









