
MEDAN l Ersyah.com l Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terus mempercepat langkah pemulihan pascabencana dengan melakukan sinkronisasi dan pemutakhiran pada lima sektor prioritas.
Upaya ini dibahas dalam kegiatan Penajaman Usulan Kegiatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana yang digelar pada 26–27 Maret 2026 di Bina Graha, Kantor Bapperida Provsu.
Kelima sektor tersebut meliputi perumahan dan permukiman, infrastruktur, ekonomi, sosial, serta lintas sektor.
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Sulaiman Harahap menegaskan, proses percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi telah melalui tahapan perencanaan yang matang dan terstruktur.
“Prosesnya dimulai dari pemutakhiran rencana induk, dilanjutkan dengan pendampingan penyusunan rencana di tingkat kabupaten/kota, hingga kini memasuki tahap penajaman usulan kegiatan yang menjadi kewenangan provinsi,” jelasnya.
Menurut Sulaiman, sinkronisasi sangat penting untuk memastikan seluruh usulan sejalan dengan dokumen perencanaan seperti Jitupasna, serta mengidentifikasi program yang belum terakomodasi dalam rencana aksi kementerian maupun rencana induk daerah.
Bukan hanya pemulihan, Pemprov Sumut juga mengusung pendekatan build back better. Artinya, pembangunan kembali tidak hanya memperbaiki kondisi sebelumnya, tetapi juga meningkatkan kualitas agar lebih aman, tangguh dan berkelanjutan.
“Kita ingin hasil rehabilitasi ini tidak hanya memulihkan, tetapi juga memperkuat daerah agar lebih siap menghadapi bencana di masa depan,”ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bapperida Sumut, Dikky Anugerah mengungkapkan, penentuan prioritas program dibagi ke dalam tiga kategori utama.
Prioritas pertama (kritis) difokuskan pada kegiatan yang berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat dan pemulihan fungsi dasar wilayah.
Prioritas kedua (penting) mencakup pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi dengan dampak yang cukup luas. Sedangkan prioritas ketiga (pendukung) diarahkan pada penguatan, peningkatan kualitas, serta mitigasi bencana yang tidak bersifat mendesak.
“Pemprov Sumut berharap proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,”tutupnya.(MY/red01)









