
MEDAN l Ersyah.com l Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution,meminta jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut tidak hanya fokus pada prestasi, tetapi juga membangun karakter dan integritas atlet di semua cabang olahraga.
“Kita terus berupaya memperkuat masa depan olahraga daerah,”kata Bobby saat menerima audiensi pengurus KONI Sumut,Selasa (7/4/2026) di Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Medan.
Hadir dalam pertemuan Ketua Umum KONI Sumut Hatunggal Siregar bersama jajaran pengurus.
Bobby menyebut, tren prestasi Sumut dalam ajang Pekan Olahraga Nasional menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Dari peringkat 8 di PON Riau 2012, naik ke peringkat 9 di Jawa Barat 2016, sempat turun ke peringkat 12 di Papua 2021, hingga akhirnya melejit ke posisi 4 nasional pada PON Aceh–Sumut 2024.
“Capaian luar biasa. Tapi tantangan kita sekarang adalah menjaga konsistensi. Minimal tiga sampai empat kali kita harus bertahan di papan atas,”ucapnya.
Bobby menegaskan tidak menutup mata pada ancaman serius, perpindahan atlet ke daerah lain. Ia menilai fenomena “pembajakan” atlet berprestasi harus dicegah dengan langkah konkret.
“Jangan sampai atlet kita yang sudah dibina malah pindah. Kita harus buat mereka bangga dan nyaman di Sumut,”tegasnya.
Sebagai solusi, Bobby mengusulkan pendekatan yang lebih kreatif dan modern mulai dari menjadikan atlet sebagai brand ambassador produk nasional hingga memberikan berbagai fasilitas dan keistimewaan.
Bobby mengingatkan olahraga bukan hanya ajang kompetisi, tetapi bisa menjadi motor penggerak ekonomi daerah.
“Di banyak negara, olahraga sudah jadi industri besar. Sumut juga punya potensi ke arah sana,”paparnya.
Sementara itu, Hatunggal Siregar menjelaskan, KONI Sumut tengah menyiapkan Program Pembinaan Intensif (PPI) 2026 sebagai langkah strategis menuju PON 2028. Program ini mencakup latihan terpadu, try out, hingga training camp bagi ratusan atlet unggulan.
Sebanyak 315 atlet akan terlibat dalam program ini, didukung 84 pelatih dan 52 tim pendamping. Pelaksanaannya dijadwalkan dalam tiga tahap sepanjang 2026, April, Juli, dan Oktober.
“Kami siap menjalankan arahan Gubernur membawa olahraga Sumut berprestasi,”tukas Hatunggal.(red01)









