
BATUBARA l Ersyah.com l Aparat kepolisian memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Batubara masih dalam kondisi aman dan terkendali.
Untuk itu, monitoring intensif terus dilakukan jajaran Polres Batubara, Sabtu (11/4/2026) memastikan distribusi BBM tetap berjalan, meski sempat terjadi keterlambatan pasokan di beberapa titik.
Kasi Humas Polres Batubara, AKP P. Tamba menjelaskan, personil Polsek Lima Puluh turun langsung melakukan patroli dan pengecekan ke sejumlah SPBU sejak siang hari hingga menjelang sore. Kegiatan dipimpin Ipda Yulfian Tarigan didampingi Aiptu R. Hutagaol bersama personil.
Hasil pemantauan memperlihatkan stok BBM seperti Pertalite dan Pertamax di sejumlah SPBU utama masih tersedia dalam jumlah cukup.
Di SPBU Simpang Gambus misalnya, Pertalite tercatat 10.000 liter dan Pertamax 4.000 liter. Sementara di SPBU Sumber Padi, stok Pertalite mencapai 15.000 liter dan Pertamax 8.000 liter.
Distribusi BBM dari Pertamina juga disebut sedang dalam perjalanan menuju sejumlah SPBU, sehingga diharapkan dapat segera menambah pasokan di lapangan.
Tak hanya di wilayah Lima Puluh, monitoring juga dilakukan Sat Intelkam Polres Batubara mencakup beberapa kecamatan seperti, Medang Deras, Labuhan Ruku dan Indrapura.
Secara umum, stok BBM di wilayah-wilayah tersebut masih mencukupi, meskipun terdapat beberapa SPBU yang mengalami kekosongan sementara, khususnya untuk jenis Bio Solar.
Di wilayah Medang Deras, salah satu SPBU dilaporkan memiliki stok Bio Solar yang cukup terbatas. Sementara di wilayah Indrapura, beberapa SPBU bahkan mencatat stok Bio Solar kosong, meski BBM jenis lain masih tersedia.
Meski demikian, kondisi di lapangan tetap terkendali. Tidak ditemukan antrean panjang kendaraan di SPBU, dan aktivitas pengisian BBM berlangsung normal.
“Situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Tidak ada indikasi kelangkaan BBM, hanya keterlambatan distribusi dan perbedaan stok di beberapa titik,” jelas AKP Tamba.(mn)









