
BATUBARA l Ersyah.com l Isu energi bersih dan keberlanjutan bukan hanya wacana. PT Inalum justru menantang para jurnalis di Sumatera Utara (Sumut) untuk mengupasnya lebih dalam lewat karya jurnalistik yang tajam dan berdampak.
Melalui kompetisi InJournal (Inalum Journalistic) Chapter 1 yang diluncurkan Kamis (16/4), Inalum membuka ruang bagi insan pers untuk tidak hanya melaporkan fakta, tetapi juga membangun kesadaran publik tentang masa depan industri yang lebih bertanggung jawab.
Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan Inalum, Utrich Farzah menyebut, kompetisi dirancang sebagai panggung bagi jurnalis untuk menghadirkan cerita-cerita kuat di balik transformasi industri.
“Ini bukan sekedar lomba. Kami ingin jurnalis menghadirkan karya yang informatif, tajam, dan mampu memberi perspektif baru bagi masyarakat,”ujarnya.
Dengan tema “Proper Inalum Dari Energi Bersih hingga Inovasi Sosial”, kompetisi ini berfokus pada isu strategis seperti keberlanjutan industri, tanggung jawab lingkungan, serta penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG),
Inalum berharap lahir karya-karya jurnalistik yang tidak hanya enak dibaca, tetapi juga mampu menggugah dan mendorong publik untuk lebih memahami dan peduli terhadap praktik industri yang berkelanjutan.
Ajang ini terbuka bagi jurnalis media cetak dan online di Sumatera Utara.
Setiap peserta dapat mengirimkan maksimal tiga karya, baik dalam bentuk hard news maupun feature, selama periode lomba berlangsung.
Waktu pengumpulan karya dibuka mulai 10 hingga 30 April 2026, dengan pengumuman pemenang pada 7 Mei 2026.
Selain ajang unjuk kualitas, kompetisi ini juga menawarkan hadiah menarik. Juara pertama akan memperoleh Rp2.000.000, disusul Rp1.750.000 untuk juara kedua, dan Rp1.500.000 bagi juara ketiga.
Tersedia pula kategori harapan dengan hadiah masing-masing Rp1.000.000.(red01)









