Empat SPBU di Air Putih Alami Krisis BBM, Polisi Intensifkan Pemantauan

Personil jajaran Polres Batubara saat mengecek SPBU wilayah hukum Polsek Air Putih.(Foto. Humas Pol BB)

BATUBARA l Ersyah.com l Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU wilayah hukum Polsek Air Putih, Kabupaten Batubara, terpantau terbatas.

Kondisi ini mendorong jajaran kepolisian turun melakukan pengecekan dan pengamanan, Sabtu (18/4/2026) petang.

Kegiatan dipimpin Kapolsek Air Putih bersama personil, sebagai bentuk respons cepat terhadap potensi gangguan distribusi energi di tengah masyarakat.

Kapolres Batubara melalui Kasi Humas Polres Batubara, AKP P. Tamba menyampaikan, pemantauan dilakukan di empat SPBU berbeda guna memastikan kondisi riil stok BBM sekaligus mengantisipasi lonjakan antrean.

Hasilnya, seluruh SPBU yang diperiksa kondisi stok terbatas, bahkan beberapa jenis BBM tercatat kosong.

Di SPBU Suka Raja, Kecamatan Air Putih, stok Bio Solar dilaporkan nihil. Sementara Pertalite tersisa 17.000 liter, Pertamax 6.600 liter, dan Dexlite 8.700 liter.

Kondisi serupa juga terjadi di SPBU Sipare-pare, di mana Bio Solar kosong, dengan Pertalite 17.005 liter, Pertamax 9.587 liter, dan Dexlite hanya 2.888 liter.

Situasi lebih mencolok ditemukan di SPBU Simpang Kopi, Kecamatan Sei Suka. Di lokasi ini, Pertamax justru habis total, sementara Pertalite tersisa 16.000 liter dan Bio Solar 15.000 liter.

Adapun di SPBU Tanjung Seri, Kecamatan Laut Tador, stok masih tersedia meski terbatas, dengan rincian Pertalite 18.000 liter, Pertamax 2.315 liter, Bio Solar 7.000 liter, dan Dexlite 9.708 liter.

Meski kondisi stok terbilang menipis, pihak kepolisian memastikan belum terjadi antrean panjang di seluruh lokasi SPBU yang dipantau.

“Pihak SPBU telah melakukan penebusan atau pengisian ulang ke Pertamina untuk menjaga pasokan tetap tersedia,”ujar AKP Tamba.

Kehadiran personil di lapangan juga difokuskan untuk menjaga situasi tetap kondusif, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan pengisian BBM.

“Kita mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan, sembari menunggu distribusi BBM normal,”ucap AKP Tamba.(mn)