
BATUBARA l Ersyah.com l Gerak cepat aparat kepolisian membuahkan hasil. Unit Reskrim Polsek Air Putih mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang menyasar lingkungan pendidikan, tepatnya di Yayasan SMK Budhi Darma, Desa Tanah Merah, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara.
Pengungkapan kasus dipimpin Kanit Reskrim Ipda E. Hutabarat dan tim opsnal, setelah menerima laporan resmi terkait pembobolan sekolah yang terjadi Selasa malam, 21 April 2026 sekitar pukul 23.30 Wib.
Kapolres Batubara melalui Kasi Humas, AKP P. Tamba menjelaskan, kasus terungkap berkat laporan cepat dari pihak sekolah. Pelapor, Uswandi, awalnya mendapat informasi dari saksi mengenai adanya aksi pembongkaran di lingkungan sekolah. Saat dilakukan pengecekan, sejumlah aset penting milik yayasan telah raib.
“Barang-barang yang hilang antara lain dua unit laptop merek HP dan Acer, satu set toolkit fiber optic, dua charger laptop, dua tas laptop, serta satu unit harddisk internal. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp10 juta lebih,”jelas AKP Tamba, Kamis (23/4/2026).
Tak butuh waktu lama, tim opsnal langsung bergerak melakukan penyelidikan intensif. Hasilnya, dalam waktu kurang dari 24 jam, polisi mengendus keberadaan pelaku di Desa Aras, Kecamatan Air Putih.
Pada Rabu, 22 April 2026, dua pria yang diduga kuat sebagai pelaku diamankan.
Keduanya, inisial MZH (38) dan MA (39), warga setempat. Penangkapan dilakukan setelah petugas melakukan pengintaian di lokasi yang dicurigai.
Dari tangan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti yang identik dengan laporan kehilangan, termasuk dua unit laptop, tas laptop, toolkit fiber optic, harddisk internal 500 GB, serta sebuah pahat yang digunakan untuk membobol bangunan sekolah.
Kedua pelaku telah diamankan di Polsek Air Putih dan tengah menjalani proses hukum lebih lanjut. Penyidik juga sedang melengkapi berkas perkara untuk segera dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Polres Batubara terus berupaya memberantas tindak kriminal, khususnya pencurian dengan pemberatan yang meresahkan masyarakat.
“Kami serius dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami terus berupaya mempersempit ruang bagi pelaku kejahatan di wilayah hukum Batubara,” tegas AKP Tamba.(mn)









