
MEDAN l Ersyah.com l Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut), H. Surya, menyampaikan apresiasi kepada DPRD Sumut setelah lembaga legislatif itu mengesahkan rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Sumut Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Sumut, Senin (11/5/2026).
Namun di balik apresiasi tersebut, tersirat catatan serius terhadap kinerja Pemerintah Provinsi Sumut sepanjang 2025.
Surya secara terbuka mengakui masih banyak program dan kegiatan pemerintah yang belum berjalan optimal.
“Seluruh rekomendasi DPRD menjadi perhatian serius pemerintah daerah, termasuk evaluasi terhadap program yang belum maksimal, penguatan koordinasi antar perangkat daerah, hingga pembenahan akuntabilitas keuangan,”ujar Surya di hadapan anggota dewan.
Rapat paripurna turut dihadiri Pejabat Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap, Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti, para wakil ketua DPRD, serta anggota dewan lainnya.
Dalam rekomendasi, DPRD Sumut menyoroti sejumlah persoalan strategis, mulai dari lemahnya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), reformasi birokrasi yang dinilai belum efektif, hingga pengelolaan aset daerah yang belum produktif.
Surya menyebut tahun 2025 menjadi periode penuh tantangan bagi Pemprov Sumut, di tengah tuntutan peningkatan pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, serta kesejahteraan masyarakat yang dinilai belum merata.
Meski demikian, pemerintah provinsi tetap optimistis hubungan harmonis antara eksekutif dan legislatif mampu menjaga stabilitas pemerintahan dan mendorong target pembangunan daerah.
Selain pengesahan rekomendasi LKPj, DPRD Sumut juga menggelar rapat paripurna terkait tanggapan fraksi atas Ranperda Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja Rentan. Agenda dewan kemudian dilanjutkan dengan pembahasan Ranperda Kepemudaan dan Perlindungan Konsumen.(red01)









