
MEDAN l Ersyah.com l Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menerima kunjungan kerja Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar bersama Wakil Gubernur H.Surya ,Senin (18/5/2026) di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan.
Kedatangan Bupati Asahan dalam menyampaikan berbagai persoalan yang sedang dihadapi seperti, infrastruktur jalan yang menghambat hilirisasi ekonomi masyarakat, yang anggaran tidak bisa di tampung APBD.
Selain itu, terkait peresmian sekolah dan pembangunan pos mercusuar pengawasan Laut Selat Malaka.
Mendengar penyampaian itu, Gubernur Bobby menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumut untuk segera menangani persoalan infrastruktur di Kabupaten Asahan.
Bobby menekankan, Pemprov Sumut akan segera menindaklanjuti sejumlah usulan prioritas, terutama pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan yang dinilai mendesak bagi masyarakat Asahan.
“Kami menyambut baik seluruh aspirasi dari Kabupaten Asahan. Pemprov Sumut segera mengkaji dan mengupayakan pembangunan jalan tersebut. Mengenai grand design yang diminta, akan segera dikoordinasikan agar semuanya terencana dengan baik,”ucap Bobby.
Ia menjelaskan, langkah awal yang akan dilakukan adalah menurunkan tim untuk mengecek langsung kondisi di lapangan sebelum pelaksanaan anggaran dilakukan.
“Kita segera cek dulu ke lapangan untuk melihat secara langsung. Kalau memang bisa tahun ini kita kerjakan, ya segera kita kerjakan. Saya minta semuanya dikerjakan dengan kualitas yang baik,” katanya.
Bupati Asahan Taufik menyebut kerusakan infrastruktur, khususnya Jalan Batu Pane sepanjang 2,5 kilometer, telah berdampak serius terhadap aktivitas masyarakat.
“Jalan itu sangat vital bagi masyarakat. Akibat kerusakan jalan tersebut, perekonomian masyarakat saat ini menjadi lumpuh,”jelas Taufik.
Selain persoalan jalan, Pemkab Asahan juga meminta Pemprov Sumut segera meresmikan SMA Negeri Rahuning agar dapat menerima siswa baru pada tahun ajaran mendatang.
Di sektor keamanan wilayah, Pemkab Asahan berencana memfasilitasi pembangunan pos mercusuar milik Badan Keamanan Laut untuk memperkuat pengawasan di kawasan Selat Malaka.
“Kami meminta mendukung rencana tersebut, karena dibutuhkan pembangunan akses jalan menuju lokasi,”papar Taufik.(red01)









