Dua Tahun Vakum, PRSU Bidik Perputaran Ekonomi dari 300 Ribu Pengunjung

Pejabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap saat memberikan keterangan kepada wartawan.(Foto. Diskominfo Sumut)

MEDAN l Ersyah.com l Setelah dua tahun vakum, Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) kembali hadir pada 2026.

Ajang tahunan yang menjadi ikon masyarakat Sumut itu menargetkan 300 ribu pengunjung selama 31 hari penyelenggaraan, dengan potensi perputaran ekonomi yang signifikan bagi pelaku usaha dan sektor pariwisata.

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Sulaiman Harahap mengatakan, target itu diyakini mampu mendorong aktivitas ekonomi, terutama bagi pelaku UMKM yang akan berpartisipasi dalam pameran.

“Target kita 300 ribu pengunjung. Tentu terjadi perputaran uang yang besar, terutama bagi UMKM dan sektor ekonomi kreatif,”kata Sulaiman saat temu pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut,Selasa (2/6/2026) di Lobby Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Medan.

Dengan mengusung tema “Harmoni Emas”, PRSU ke-50 diharapkan memperkuat identitas budaya Sumut sekaligus mengakselerasi pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata daerah.

Tak hanya menghadirkan pameran budaya, produk unggulan daerah, dan ekonomi kreatif, PRSU 2026 juga akan diramaikan berbagai kompetisi yang mengikuti perkembangan zaman.

Mulai dari lomba tari kreasi hingga social media challenge yang terbuka bagi masyarakat luas.

Panitia juga menyiapkan sejumlah hiburan unggulan, termasuk penampilan artis lokal dan nasional serta pertunjukan drone LED show pada malam pembukaan.

Selain itu, berbagai layanan publik akan hadir di area pameran, seperti pojok pajak, stan kemudahan investasi, donor darah, hingga layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengunjung.

Sulaiman menjelaskan, hingga saat ini 28 dari 33 kabupaten/kota di Sumut telah memastikan keikutsertaannya dalam PRSU ke-50. Sementara beberapa daerah lainnya masih dalam tahap konfirmasi.

“Kami juga masih menunggu konfirmasi dari negara-negara sahabat yang selama ini rutin berpartisipasi. Konjen Malaysia sudah menghubungi saya terkait rencana kehadiran stan Pulau Pinang di PRSU,”katanya.

PRSU ke-50 akan berlangsung pada 3 Juli hingga 2 Agustus 2026 di kawasan Pekan Raya Sumut, Jalan Gatot Subroto, Medan.

Tahun ini, panitia menetapkan orang utan sebagai maskot resmi PRSU. Satwa endemik Sumatera tersebut dipilih langsung Gubernur Sumut sebagai simbol kekayaan hayati dan identitas daerah.

“Maskot PRSU tahun ini adalah orang utan, yang dipilih langsung Bapak Gubernur sebagai representasi satwa khas Sumatera Utara,”tutup Sulaiman.(MY/red01)