Lindungi Generasi Atas Ancaman Narkoba, Polres Batubara dan BNN Deklarasikan Perang di Kampus STIT

Kasat Narkoba Polres Batubara, AKP Arifin Purba bersama Kepala BNN Kabupaten Batubara, AKBP Arnis Syafni Yanti saat menerima sertifikat penghargaan dari Mahasiswa STIT.(Foto. Humas Pol BB)

BATUBARA l Ersyah.com l Upaya menyelamatkan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba terus digencarkan.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kemajuan daerah serta masa depan generasi penerus bangsa, Satnarkoba Polres Batubara bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Batubara menggelar Sosialisasi Bahaya Narkoba, Selasa (9/6/2026) di Aula Kampus STIT Batubara, Dusun VII Desa Empat Negeri, Kecamatan Datuk Lima Puluh.

Kegiatan dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Polres Batubara, AKP Arifin Purba, dihadiri ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, pelajar SMA/MA/SMK, dosen, guru, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat hingga tokoh agama.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BNN Kabupaten Batubara AKBP Arnis Syafni Yanti, Wakil Ketua I STIT Batubara Irma Suryani, personil BNN Kabupaten Batubara, Ketua BEM STIT Batubara beserta perangkat organisasi kepemudaan dan sejumlah undangan lainnya.

AKP Arifin Purba menegaskan, narkoba merupakan ancaman serius yang dapat menghancurkan masa depan generasi muda sekaligus menghambat pembangunan daerah dan bangsa.

Karena itu, ia mengajak seluruh peserta untuk menjauhi narkoba sejak dini serta berperan aktif dalam mencegah penyebaran dan penyalahgunaannya di lingkungan masing-masing.

“Generasi muda adalah aset bangsa yang harus kita lindungi bersama. Jangan pernah memberi ruang bagi narkoba untuk merusak masa depan dan cita-cita anak-anak kita,”tegas AKP Arifin Purba di hadapan peserta.

Sementara itu, Kepala BNN Kabupaten Batubara, AKBP Arnis Syafni Yanti menyebut, narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan sendi-sendi kehidupan sosial masyarakat.

“Narkoba adalah musuh bersama. Bahaya yang ditimbulkannya tidak hanya merampas masa depan generasi muda, tetapi juga mengganggu ketertiban, keamanan, dan keharmonisan kehidupan bermasyarakat,”tukasnya.

Ia berharap kesadaran masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa, semakin meningkat sehingga mampu menjadi garda terdepan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba demi mewujudkan generasi Batubara yang sehat, cerdas dan berprestasi.

Selain penyampaian materi dan edukasi mengenai bahaya narkoba, acara juga diisi dengan sesi tanya jawab interaktif yang mendapat respons positif dari peserta.

Sebagai bentuk komitmen bersama dalam memerangi narkoba, kegiatan ditutup dengan penandatanganan Deklarasi Anti Narkoba yang melibatkan seluruh peserta dan unsur yang hadir.

Deklarasi menjadi simbol kesatuan tekad antara aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan, serta masyarakat dalam menciptakan Batubara mempersempit ruang gerak peredaran narkoba.(mn)