Bus Nusantara Tamiang Hantam Tronton di Tol Batubara, 10 Orang Terluka

Bak belakang truck Tronton BM 8237 MU rusak setelah usai tabrakan dengan Bus Nusantara BL 7615 UL di Jalan Tol Lima Puluh -Indrapura Km 117.200, Desa Tanjung Muda, Kabupaten Batubara.(Foto. Humas Pol BB)

BATUBARA l Ersyah.com l Kecelakaan hebat terjadi di Jalan Tol Lima Puluh–Indrapura Km 117.200, Desa Tanjung Muda, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara, Sabtu (20/6/2026) dini hari sekitar pukul 00.10 Wib.

Sebuah bus Nusantara Tamiang nomor polisi BL 7615 UL yang membawa 13 penumpang menghantam bagian belakang truk tronton BM 8237 MU yang melaju searah di jalur lambat.

Akibat benturan keras tersebut, bagian depan bus ringsek parah. Sebanyak 10 orang menjadi korban, terdiri dari tiga orang luka berat dan tujuh orang luka ringan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

Kapolres Batubara melalui Kasi Humas AKP P. Tamba mengatakan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, yang dihimpun dari Satlantas Polres Batubara, kecelakaan diduga dipicu bus yang melaju dengan kecepatan tinggi hingga gagal mengantisipasi kendaraan di depannya.

Bus yang dikemudikan Fikri Suryatama (27) saat itu melintas dari arah Tol Lima Puluh menuju Indrapura.

Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut langsung menabrak bagian belakang tronton yang berada di jalur lambat.

Sopir bus mengalami luka koyak di pelipis mata kanan, luka pada bibir, serta cedera pada tangan kiri. Sementara sejumlah penumpang mengalami luka lecet, luka robek pada kepala dan wajah, hingga patah tulang kaki.

Meski menerima hantaman keras dari belakang, truk tronton hanya mengalami kerusakan ringan.

Sebaliknya, bus mengalami kerusakan berat pada bagian depan akibat benturan.

Petugas Satlantas Polres Batubara yang tiba di lokasi segera mengevakuasi korban, mengamankan kendaraan yang terlibat, melakukan olah tempat kejadian perkara, serta memeriksa saksi-saksi untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan.

Kerugian material akibat insiden tersebut diperkirakan mencapai Rp2 juta.

“Kasusnya masih ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Batubara,”jelas AKP Tamba.(mn)