
LABURA l Ersyah.com l Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labura segera menindaklanjuti berbagai catatan dan kritik yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
Demikian disampaikan Wakil Bupati Labura, Dr H.Samsul Tanjung, saat membacakan jawaban tertulis Bupati Labura pada Paripurna DPRD Labura, Selasa (23/6/2026).
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Labura Rimba Bertuah Sitorus dan dihadiri seluruh anggota DPRD tersebut menjadi bagian eksekutif untuk merespons pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025.
Wakil Bupati, Pemerintah Kabupaten Labura menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan, saran, serta koreksi yang diberikan DPRD.
Pandangan fraksi-fraksi ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan legislatif yang menjadi landasan evaluasi terhadap kinerja pemerintahan dan pelaksanaan anggaran daerah.
“Berbagai saran, pendapat, dan tanggapan yang disampaikan akan menjadi perhatian pemerintah daerah. Pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat merupakan prioritas yang harus dilaksanakan secara bersama-sama,”baca Wakil Bupati.
Terkait sejumlah catatan yang disampaikan DPRD, Wakil Bupati menyebut hal itu sebagai masukan strategis untuk memperkuat efektivitas program pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan lebih transparan dan akuntabel.
“Melalui tahapan pembahasan ini, hubungan kemitraan antara eksekutif dan legislatif diharapkan semakin kuat dalam mengawal penggunaan anggaran daerah agar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Labura,”ucapnya.
Sebelumnya, seluruh fraksi DPRD Labura telah menyampaikan pandangan umum mereka terhadap nota pengantar Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
Berbagai isu mulai dari realisasi program, efektivitas penggunaan anggaran hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat menjadi perhatian dalam pembahasan tersebut.(F.Sinaga)









