
MEDAN l Ersyah.com l Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengakui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Sumut melakukan kesalahan dalam pengelolaan administrasi perjalanan yang menyebabkan kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Sumut sempat tertahan di Manokwari, Papua Barat.
Akibat persoalan tersebut, kepulangan kontingen ke Medan tertunda dan menjadi sorotan setelah keluhan peserta viral di media sosial.
Menyikapi kondisi itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) akhirnya menyiapkan penerbangan tambahan (extra flight) dari Lion Group untuk memulangkan seluruh anggota kontingen.
“Solusinya, besok pagi mereka pulang. Kita siapkan extra flight dari Lion Group sehingga mereka bisa langsung terbang dari Papua ke Medan,”kata Bobby kepada wartawan,Selasa(30/6/2026) di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan.
Bobby secara terbuka menjelaskan persoalan tersebut merupakan kelalaian Biro Kesra. Sebab sebelum kontingen diberangkatkan, ia telah mengingatkan agar seluruh kebutuhan perjalanan, termasuk tiket kepulangan, dipastikan tersedia sehingga tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
“Ini jelas memang kesalahan dari Kesra. Sebelum mereka berangkat sebenarnya saya sudah mengingatkan saat audiensi agar tiket pulang dipersiapkan sejak awal,”ucap Bobby.
Ia menjelaskan, anggaran yang semula disiapkan untuk tiket kepulangan tidak lagi mencukupi setelah harga tiket pesawat mengalami kenaikan. Kondisi itu membuat proses pembelian tiket gagal dilakukan sesuai rencana.
“Dana yang mereka siapkan awalnya cukup, tetapi terjadi kenaikan harga tiket pesawat sehingga anggarannya tidak mencukupi,”jelas Bobby.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, lanjut Bobby, Pemprov Sumut memutuskan menalangi kekurangan biaya sekaligus menyewa penerbangan tambahan agar seluruh kontingen dapat segera dipulangkan.
“Pemerintah Provinsi menalangi kebutuhan tiket kepulangan mereka sehingga seluruh kontingen bisa pulang dengan aman dan nyaman,”ucapnya.
Seluruh kontingen Pesparawi Sumut dijadwalkan kembali ke Medan pada Rabu (1/7/2026) menggunakan penerbangan tambahan yang difasilitasi Pemprov Sumut.(MY/red01)









