
LABURA l Ersyah.com l Kabupaten Labura terus mengejar prestasi di tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
Bukan hanya satu, lima kategori lomba berhasil ditembus sekaligus, membuat Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumut turun langsung melakukan monitoring ke Desa Pasang Lela, Kecamatan NA IX-X, Kamis (2/7/2026).
Kunjungan tim provinsi disambut Wakil Bupati Labura Dr H.Samsul Tanjung, bersama jajaran TP PKK dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Monitoring yang dilakukan bagian dari penentu kesiapan Kabupaten Labura dalam memperebutkan gelar terbaik pada ajang Lomba Desa Pelaksana Program PKK Tingkat Provinsi Sumut.
Di hadapan tim penilai, Wakil Bupati menjelaskan, keberhasilan Kabupaten Labura masuk lima nominasi bukan hanya pencapaian administratif, melainkan hasil kerja nyata yang melibatkan pemerintah daerah, TP PKK, dan masyarakat hingga ke tingkat desa.
Lima nominasi tersebut meliputi Desa Damuli Pekan untuk Lomba Tertib Administrasi PKK, Desa Kuala Beringin di kategori Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR), Desa Simangalam untuk UP2K-PKK, Desa Pasang Lela untuk kategori Aku Hatinya PKK, serta Kecamatan Kualuh Leidong pada Lomba IVA Test.
“PKK ini memiliki cakupan yang luas dan didukung langsung berbagai OPD sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,”kata Samsul.
Ia menjelaskan, kolaborasi lintas sektor telah melahirkan berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Salah satunya percepatan penerbitan akta kelahiran bagi bayi baru lahir melalui kerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Kemudian, gerakan pemanfaatan pekarangan rumah melalui pembagian bibit tanaman bersama Dinas Pertanian juga terus digencarkan sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat.
“Program itu tidak hanya dilaksanakan di desa peserta lomba, tetapi menjangkau seluruh desa di Kabupaten Labura,”ucap Samsul.
Sementara itu, Ketua Tim Monitoring TP PKK Sumut, Arviany Syafitri, mengatakan, monitoring dilakukan untuk memastikan program PKK benar-benar berjalan dan memberi dampak nyata bagi masyarakat, bukan hanya memenuhi persyaratan perlombaan.
Menurutnya, desa dan kecamatan yang dinilai diharapkan mampu menjadi model pemberdayaan masyarakat yang dapat direplikasi di daerah lain.
“Wilayah binaan ini menjadi percontohan dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas,”ujarnya.
Masuknya Labura dalam lima nominasi sekaligus, membuktikan program PKK di daerah tidak hanya aktif di atas kertas.(F.Sinaga)









