
MEDAN l Ersyah.com l Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menghadiri pembukaan Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) 2026 di Lobi Delipark Mall Medan, Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan yang digelar Bank Indonesia (BI) bersama Pemerintah Provinsi Sumut itu mengusung tema “Dari Lokal ke Global: Mendorong UMKM yang Inovatif, Inklusif, Berkelanjutan, dan Berdaya Saing Internasional.”
Bobby menegaskan, UMKM memiliki peran strategis sebagai motor penggerak ekonomi daerah di tengah ketidakpastian ekonomi global. Untuk itu penguatan sektor UMKM diharapkan mampu menggerakkan sektor swasta, mengoptimalkan potensi dalam negeri, serta mendukung target pertumbuhan ekonomi Sumut sebesar 6,7–7,1 persen.
Ia juga mendorong pelaku UMKM bertransformasi dari pola pemasaran business to consumer (B2C) menjadi business to business (B2B) agar mampu masuk ke rantai industri dan menarik investasi.
Sejalan dengan itu, Pemprov Sumut memberikan pendampingan, mulai dari peningkatan kualitas kemasan hingga penyusunan studi kelayakan agar produk lebih kompetitif dan bankable.
Deputi Gubernur Bank Indonesia Thomas Aquinas Muliatna Djiwandono menjelaskan, KKSU menjadi wadah memperkuat ekosistem UMKM melalui perluasan akses pembiayaan, kemitraan, dan pasar. Ia juga mengapresiasi pertumbuhan ekonomi Sumut yang mencapai 4,98 persen di tengah tantangan ekonomi global.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Sumut Ameriza M. Moesa menyampaikan KKSU 2026 yang berlangsung pada 15–26 Juli melibatkan lebih dari 600 pelaku usaha dan 48 mitra strategis.
Hingga hari pembukaan, kegiatan ini mencatat transaksi ritel lebih dari Rp900 juta, business matching senilai Rp22 miliar, serta potensi kerja sama dan investasi yang mencapai lebih dari Rp80 miliar.
KKSU 2026 turut menghadirkan berbagai agenda, seperti Sumatra Export Celebration, Medan Digifestival, edukasi literasi keuangan dan digitalisasi pembayaran melalui QRIS, serta bazar produk unggulan UMKM, wastra, dan kuliner khas Sumatera Utara.(red01)









