
MEDAN I Ersyah.com l Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendukung gerakan penghijauan yang digagas Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) melalui rangkaian kegiatan Minggu Ekologi.
Dukungan itu disampaikan Wakil Gubernur Sumut H.Surya saat menerima audiensi pengurus HKBP yang dipimpin Kepala Departemen Marturia HKBP Pendeta Bernard Manik, Selasa (28/7/2026) di Kantor Gubernur Sumut, Medan.
Dalam audiensi, Pendeta Bernard Manik memaparkan rencana penanaman pohon yang melibatkan jemaat dan masyarakat di Tapanuli Raya sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan, daerah resapan air, serta mengurangi dampak perubahan iklim.
Pendeta Bernard Manik mengatakan puncak Minggu Ekologi HKBP akan digelar pada 27 September 2026 di Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah. Kegiatan tahunan ini bertujuan meningkatkan kepedulian jemaat terhadap pelestarian lingkungan dan mitigasi bencana.
Selain ibadah dan seminar lingkungan, HKBP akan menyalurkan 20 ribu bibit pohon kepada kelompok tani dan masyarakat di desa-desa, terutama wilayah terdampak bencana. Bibit yang dibagikan meliputi mangga, durian, petai, jengkol, kemiri, dan mahoni yang diharapkan mendukung konservasi sekaligus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.
Bernard menambahkan, program tersebut merupakan kelanjutan gerakan penghijauan HKBP. Pada 2025, HKBP telah menyalurkan 10 ribu bibit pohon di Balige.
H.Surya mengapresiasi inisiatif tersebut dan menegaskan Pemprov Sumut siap mendukung berbagai gerakan pelestarian lingkungan.
Menurutnya, menjaga kelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi pemerintah, lembaga keagamaan, dunia usaha, dan masyarakat.
“Pemprov Sumut akan mendukung penuh gerakan yang bertujuan meningkatkan kepedulian jemaat terhadap pelestarian lingkungan dan mitigasi bencana,”tukas Wagub.
Turut mendampingi Wagub dalam audiensi tersebut sejumlah pejabat Pemprov Sumut.(red01)









