Inalum dan Pemkab Batubara Perkuat SDM Industri, 3000 Pekerja Dapat BPJS 

Kepala Departemen Pemberdayaan Masyarakat PT Inalum, Ali Hasian Harahap menyerahkan secara simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan melalui CSR PT Inalum kepada 3.000 pekerja rentan di Kabupaten Batubara.(Foto.Diskominfo BB)

BATUBARA l Ersyah.com l PT Inalum memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batubara dalam meningkatkan kompetensi sekaligus perlindungan tenaga kerja.

Sinergi diperlihatkan melalui pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi operator scaffolding serta pemberian perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada 3.000 pekerja rentan.

Kegiatan digelar Dinas Ketenagakerjaan, Perindustrian dan Perdagangan (Disnakerperindag) Kabupaten Batubara, Selasa (18/8/2026) di Gedung Multi Purpose Hall (MPH) Tanjung Gading PT Inalum, Kecamatan Sei Suka.

Pelatihan operator scaffolding penting di tengah ekspansi sektor industri di Kabupaten Batubara yang membutuhkan tenaga kerja lokal dengan kompetensi terukur dan standar keselamatan yang tinggi.

Pekerjaan scaffolding sendiri memiliki risiko kecelakaan yang tidak kecil sehingga kemampuan teknis tanpa pemahaman K3 dinilai belum cukup.

Bupati Batubara, Dr H.Baharuddin Siagian menyebut, pembangunan industri harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas tenaga kerja lokal.

“Pembangunan industri di wilayah Kabupaten Batubara berkembang pesat. Maka dari itu, kita dituntut memiliki tenaga kerja yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki sertifikasi resmi dan standar keselamatan yang tinggi,” katanya.

Menurut Baharuddin, pelatihan K3 bukan hanya kegiatan peningkatan keterampilan, tetapi bagian dari upaya menyiapkan tenaga kerja agar mampu memenuhi kebutuhan industri yang terus berkembang.

Ia juga mengatakan, tingginya risiko pekerjaan scaffolding membuat penerapan K3 harus menjadi budaya kerja, bukan sebatas materi pelatihan.

“Pekerjaan scaffolding merupakan pekerjaan yang memiliki risiko tinggi. Karena itu, sinergi antara PT Inalum dan Disnakerperindag merupakan langkah konkret untuk menyiapkan SDM lokal yang kompeten dan terampil,”ujarnya.

Baharuddin meminta 25 peserta pelatihan tidak menjadikan kegiatan sebagai formalitas.

Menurutnya, kompetensi dan keselamatan kerja harus menjadi bekal utama ketika tenaga kerja memasuki lingkungan industri.

“Ini bukan hanya untuk keselamatan kalian, tetapi ketika bekerja, keselamatan diri sendiri dan keselamatan orang lain juga harus diperhatikan,”ucapnya.

Ditempat yang sama, Kepala Departemen Pemberdayaan Masyarakat PT Inalum, Ali Hasian Harahap, menyatakan perusahaan akan terus memperluas sinergi dengan Pemkab Batubara.

Program pemberdayaan masyarakat tidak hanya diarahkan pada pelatihan tenaga kerja, tetapi juga akan menyasar kelompok pekerja dan pelaku UMKM.

“Hari ini kami melaksanakan program latihan keterampilan bagi 25 pekerja di wilayah Kabupaten Batubara. Ke depannya, kami akan melakukan sinergi pelatihan untuk UMKM. Kami juga berharap mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Batubara,”kata Ali.

Langkah tersebut membuktikan keberadaan industri besar di Batubara tidak hanya dituntut menghasilkan aktivitas ekonomi, tetapi juga memiliki kontribusi nyata terhadap peningkatan kapasitas masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

Selain pelatihan, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan secara simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan melalui CSR PT Inalum kepada 3.000 pekerja rentan di Kabupaten Batubara.

“Program itu menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan perlindungan sosial bagi pekerja yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap risiko kecelakaan kerja maupun kehilangan sumber penghasilan,”tukas Ali.

Dalam kesempatan yang sama juga diserahkan santunan kecelakaan kerja akibat meninggal dunia beserta beasiswa bagi dua orang anak.

Bantuan tersebut menjadi bentuk perlindungan yang tidak hanya menyasar pekerja, tetapi juga keluarga yang ditinggalkan.

Pelatihan operator scaffolding diikuti 25 peserta dengan menghadirkan trainer ahli K3, Doni, alumni Universitas Gadjah Mada (UGM).

Turut hadir, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kisaran Ferina Burhan, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Batubara Fadli Kurniawan, Ketua Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan Industri Ginda Harahap, Kepala Baznas Batubara, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Batubara.(red01)