Polres Batubara Gebrak 20 Sekolah, Pesan Jauhi Narkoba, Geng Motor dan Tawuran

Usai pelaksanaan upacara, personil Polres Batubara diabadikan bersama siswa -siswi .(Foto. Humas Pol BB)

BATUBARA l Ersyah.com l Upaya mencegah generasi muda terjerumus ke dalam narkoba, geng motor, tawuran dan berbagai bentuk kenakalan remaja terus digencarkan Polres Batubara.

Jajaran Polres Batubara, Senin (24/8/2026) turun ke 20 sekolah SMA/SMK sederajat melalui program Police Go To School. Bukan hanya hadir dalam upacara, polisi membawa pesan tegas edukasi kepada para pelajar agar tidak sampai masa depan hancur hanya karena salah pergaulan.

Kapolres Batubara AKBP Dony Satria Wicaksono melalui jajaran PJU dan para Kapolsek mengerahkan personil untuk menjadi pembina upacara di masing-masing sekolah.

Para pelajar diberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, tawuran, bullying, geng motor, tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak, hingga pentingnya menaati aturan lalu lintas.

“Narkoba itu bukan gaya hidup. Tawuran bukan keberanian. Geng motor bukan kebanggaan,”demikian pesan ditekankan kepada para pelajar agar tidak mudah terseret lingkungan pergaulan yang berujung pada persoalan hukum dan merusak masa depan.

Jajaran Polisi Batubara juga mengingatkan pelajar agar tidak mudah terpancing ajakan tawuran maupun aktivitas kelompok yang mengarah pada tindakan kriminal. Penggunaan media sosial pun diminta dilakukan secara bijak, karena provokasi di dunia maya dapat dengan cepat berubah menjadi konflik di dunia nyata.

Selain itu, para siswa diminta menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Mematuhi rambu, menggunakan perlengkapan keselamatan dan tidak melakukan aksi ugal-ugalan di jalan merupakan bagian dari sikap disiplin serta tanggung jawab sebagai generasi muda.

“Kita berharap melalui Police Go To School, hadir di tengah generasi muda, upaya mencegah kriminalitas sejak dari lingkungan sekolah dan menyelamatkan masa depan anak-anak Batubara agar tetap fokus belajar, berprestasi dan meraih cita-cita,”ucap Kapolres.

Usai menyampaikan edukasi, para personil Polres Batubara juga memberikan perhatian terhadap dunia pendidikan dengan menyerahkan cenderamata kepada masing-masing sekolah berupa dua bola voli, dua bola kaki dan tiga tas sekolah.

Kehadiran personil polisi di sekolah mendapat respons positif serta bentuk sinergi antara guru dan pelajar dinilai  untuk membangun lingkungan pendidikan yang aman sekaligus membentengi siswa dari pengaruh negatif.

Program tersebut dilaksanakan serentak di 20 sekolah, yakni:

1. SMA Swasta Muhammadiyah 17, Tanjung Tiram.

2. SMK Swasta Muhammadiyah 15, Tanjung Tiram.

3. SMA Swasta Mitra Inalum, Tanjung Gading.

4. SMK Swasta 2 Taman Ilmu Kedai Sianam, Desa Guntung.

5. SMK Swasta Al-Furqon Batu Bara, Desa Petatal.

6. SMK Swasta Alikhlas, Sei Balai.

7. SMA Swasta Al-Azhar, Sei Balai.

8. SMA Swasta Eltahfidzqu, Nibung Hangus.

9. SMA Swasta IT Al Ahmad Batubara, Nibung Hangus.

10. MAS Al Washliyah Siajam, Desa Sei Bejangkar.

11. MAS Husnul Khotimah, Tanjung Tiram.

12. MAS Jabal Hindi, Desa Mesjid Lama.

13. MAS Al Washliyah Indrapura, Tanjung Kubah.

14. SMK Swasta Al Washliyah 17 Air Putih, Tanjung Kubah.

15. SMA Swasta Islam Terpadu Al Izzah, Kecamatan Air Putih.

16. SMA Swasta Citra Medang Deras, Desa Sidomulyo.

17. SMK Swasta Karya Bhakti, Desa Pematang Cengkring.

18. MAS Al Washliyah Desa Pakam.

19. MAS Al Irsyad, Desa Lalang, Pakam, Kecamatan Medang Deras.

20. SMA Swasta Plus Darul Ilmi, Desa Gambus Laut.(mn)