
BATUBARA l Ersyah.com l Dalam rangka penguatan Satu Data Indonesia (SDI) dan untuk mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran, Bupati Batubara Dr H.Baharuddin Siagian menjadi narasumber dalam Sosialisasi Program Prioritas Nasional, Kamis (3/9/2026). di Aula A Kantor Bupati Batu Bara, Kecamatan Lima Puluh.
Kegiatan mengangkat tema “Kesejahteraan Masyarakat melalui Penguatan Satu Data Indonesia (SDI) di Kabupaten Batubara”.
Kegiatan diselenggarakan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI.
Turut hadir, Anggota Komisi II DPR RI Dr H. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Kurniawan Ariadi selaku Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan Kementerian PPN/Bappenas RI, Tirta Sutedjo selaku Direktur Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan Sosial, serta Rolly Rochmad Purnomo selaku Sekretaris Deputi Bidang Ekonomi dan Transformasi Digital.
Bupati Baharuddin menyampaikan, penguatan SDI merupakan fondasi penting dalam mewujudkan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan yang tepat sasaran.
Menurutnya, pemerintah membutuhkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar dalam mengambil setiap kebijakan, sekaligus mencegah terjadinya tumpang tindih informasi antar perangkat daerah.
“Dengan SDI ini, setiap data dapat terus diperbarui dengan data terbaru sehingga tidak menimbulkan tumpang tindih. Kita membutuhkan data yang benar dan akurat agar kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kondisi masyarakat,”kata Baharuddin.
Ia juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bersinergi dalam menyediakan, memperbarui, serta memastikan validitas data sesuai tugas dan kewenangannya.
Bupati menilai, pengelolaan data yang terintegrasi membantu Pemerintah Kabupaten Batubara memetakan berbagai persoalan masyarakat secara lebih tepat.
Sehingga, program pembangunan dapat disusun berdasarkan kondisi dan kebutuhan nyata di lapangan.
Sementara itu, Anggota Komisi II DPR RI Dr H.Ahmad Doli Kurnia Tandjung menekankan ketersediaan data yang objektif dan berkualitas untuk mendukung analisis serta pengambilan kebijakan pembangunan secara tepat, efektif, dan efisien.
Bappenas RI menjelaskan bahwa SDI merupakan kebijakan tata kelola data pemerintah yang bertujuan menciptakan kesamaan standar dan kebenaran data sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan yang tepat, efektif, efisien, dan berkelanjutan.
Data tersebut mencakup berbagai sektor strategis, seperti kependudukan, kesehatan, perumahan, pendidikan, infrastruktur, sanitasi, ekonomi, dan lingkungan.
Kegiatan yang turut dihadiri Pejabat Sekda Batubara Rusian Heri, para Asisten dan Staf Ahli, kepala OPD, para camat, serta kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Batubara.
Kegiatan juga diisi dengan tanya jawab dan diskusi.(red01)









