Olimpiade Sains di Batubara, Siswa dan Guru Harus Terus Belajar

Bupati Batubara Dr H.Baharuddin Siagian ingatkan para siswa jangan takut berkompetisi dan terus belajar serta berlatih.(Foto. Diskominfo BB)

BATUBARA l Ersyah.com l Bupati Batubara Dr. H. Baharuddin Siagian meminta pelaksanaan olimpiade sains di Kabupaten Batubara digelar lebih rutin.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Batubara Science Olympiad 2026 di SMA Mitra Inalum, Kecamatan Sei Suka, Sabtu (5/9/2026).

Menurutnya, kompetisi akademik menjadi salah satu cara konkret untuk mengasah kemampuan sekaligus membangun budaya kompetitif pelajar.

Baharuddin mengapresiasi Direktur Pusat Olimpiade Sumatera Utara, Fahruroji Panjaitan, yang telah menggagas pelaksanaan olimpiade di Batubara.

Ia menilai kegiatan semacam ini membuka ruang bagi siswa menguji kemampuan, memperluas pengalaman, serta memacu semangat belajar di bidang ilmu pengetahuan.

Bupati meminta agar olimpiade tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial tahunan. Ia berharap kompetisi serupa dapat digelar hingga empat kali dalam setahun, sehingga siswa memiliki ruang yang lebih luas untuk berlatih dan mengukur kemampuan secara berkelanjutan.

“Ini merupakan kegiatan yang sangat baik. Kami berharap dapat dilaksanakan sesering mungkin, bahkan kalau bisa empat kali dalam setahun,”katanya.

Baharuddin menyebut, peningkatan kualitas sumber daya manusia tidak cukup hanya dibebankan kepada siswa.

Guru juga dituntut terus memperbarui pengetahuan dan mengikuti perkembangan teknologi agar proses pembelajaran tidak tertinggal.

Ia menegaskan, kualitas pendidikan sangat bergantung pada kemampuan guru dalam merespons perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Baharuddin meminta pelajar Batubara tidak takut masuk ke arena kompetisi.

Karena mengajak siswa memperbanyak latihan, mengikuti berbagai olimpiade, dan membangun kemampuan sejak dini sebagai bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas 2045.

“Terus berlatih, terus belajar, sehingga anak-anak kita memiliki kecerdasan, keahlian, serta kemampuan intelektual yang tinggi,”pintanya.

Dukungan, lanjutnya, juga harus datang dari keluarga. Orang tua diminta tidak hanya mengawasi pendidikan anak, tetapi aktif memberikan motivasi agar potensi dan prestasi mereka terus berkembang.

Ia berharap generasi muda Batubara kelak tampil sebagai sumber daya manusia yang memiliki kecerdasan, keterampilan, keahlian, dan kompetensi untuk bersaing lebih luas.

Direktur Pusat Olimpiade Sumatera Utara Fahruroji Panjaitan mengatakan, olimpiade bagian dari upaya pemerataan kesempatan bagi siswa daerah untuk berkompetisi dengan pelajar dari wilayah lain.

“Kami punya misi pemerataan dan juga meningkatkan budaya kompetitif. Kuncinya adalah latihan melalui olimpiade-olimpiade seperti ini,” ujarnya.

Kegiatan turut dihadiri Pejabat Sekretaris Daerah Batubara Rusian Heri, Camat Sei Suka, Sekretaris Dinas Pendidikan, dan perwakilan Kacabdis Pendidikan Wilayah V, Nurhidayah.

Diakhir acara, Bupati menyerahkan medali dan piagam kepada siswa berprestasi dalam Batubara Science Olympiad 2026.(red01)