
BATUBARA l Ersyah.com l Pelatihan Guru Inklusi Jenjang PAUD/TK Kabupaten Batubara tahun 2026 digelar di Aula C Kantor Bupati Batubara, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan upaya meningkatkan kapasitas guru dalam memberikan layanan pendidikan yang ramah, setara, dan inklusif bagi seluruh anak.
Bupati Batubara Dr H.Baharuddin Siagian menyebut, pelatihan tidak boleh berhenti pada pembekalan teori.
Ia berharap ilmu yang diperoleh para guru dapat diterapkan secara nyata dalam proses pembelajaran sehari-hari, terutama dalam memberikan perhatian kepada anak berkebutuhan khusus.
“Saya berharap setelah mengikuti diklat ini, guru-guru dapat benar-benar menyentuh dan memberikan perhatian kepada anak-anak yang berkebutuhan khusus,”pintanya.
Baharuddin, guru memegang peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang memungkinkan setiap anak berkembang sesuai potensi dan karakteristiknya.
Pendampingan yang tepat diperlukan agar anak berkebutuhan khusus dapat mengikuti proses pembelajaran secara optimal.
Baharuddin juga menekankan pentingnya kesabaran, empati, serta keterampilan khusus bagi guru dalam menangani kebutuhan anak berkebutuhan khusus.
Pendekatan mampu mewujudkan pendidikan yang adil tanpa membedakan kondisi maupun karakter setiap peserta didik.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batubara, Yasser Abdillah menjelaskan, pelatihan merupakan bagian dari pembekalan untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan guru inklusi jenjang PAUD/TK.
Tahun ini, kegiatan diikuti 20 guru, terdiri dari 12 guru TK Negeri dan 8 guru PAUD Swasta.
Peningkatan kapasitas guru menjadi kunci agar pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anak.
Kegiatan turut dihadiri Bunda PAUD Kabupaten Batubara Ny. Henny Heridawaty Baharuddin, Staf Ahli TP PKK Ny. Leli Syafrizal, Ketua Pokja Bunda PAUD Ny.Lismayanti Siagian.
Kabid PAUD, serta narasumber Dr. Nurmaida Irawani Siregar, Psikolog Elysa Dera Putri, Dr.Elfidayati, dan Rahmawati, bersama para peserta pelatihan guru inklusi Kabupaten Batubara.(red01)








