Polres Batubara Serbu 18 Sekolah,Ingatkan Bahaya Narkoba, Tawuran dan Bullying

Personil Batubara diabadikan bersama guru dan siswa, usai memimpin upacara dan menyampaikan pesan Kamtibmas.(Foto. Humas Pol BB)

BATUBARA l Ersyah.com l Polres Batubara menggelar program Police Go To School secara serentak di 18 sekolah tingkat SMP/MTs sederajat di Wilayah Kabupaten Batubara, Senin (28/9/2026).

Program itu menjadi ajang menyambangi sekolah. Dalam kegiatan polisi membawa sejumlah pesan kepada para pelajar, mulai dari bahaya narkoba, tawuran, balap liar, perundungan (bullying), kenakalan remaja hingga ancaman tindak pidana yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Kegiatan melibatkan jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Batubara, para Kapolsek, Bhabinkamtibmas, kepala sekolah, guru dan para siswa.

Personil kepolisian bertindak sebagai pembina upacara sekaligus memberikan edukasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Wakapolres Batubara Kompol Supendi yang menjadi pembina upacara di UPT SMP Negeri 3 Air Putih, Desa Tanah Merah, Kecamatan Air Putih, mengajak para guru lebih proaktif menggali dan mengembangkan potensi siswa.

Pesan serupa disampaikan jajaran kepolisian di sekolah lainnya. Di UPT SMP Negeri 2 Medang Deras, siswa diingatkan menaati aturan sekolah. Sementara di SMP Swasta Kristen Pagurawan, pelajar diajak meningkatkan kepedulian terhadap sesama serta menjauhi perbuatan yang berpotensi melanggar hukum.

Di SMP Islam Terpadu Darul Abror, siswa diminta aktif mengikuti kegiatan positif. Sedangkan di UPT SMP Negeri 1 Medang Deras, pesan yang disampaikan menitikberatkan pada pentingnya disiplin dan kepatuhan terhadap aturan sekolah.

Jajaran Polres Batubara juga mengingatkan siswa untuk membangun kebiasaan positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Pelajar diminta menghormati guru dan orang yang lebih tua, memilih pergaulan yang baik, serta tidak mudah terpengaruh lingkungan negatif.

Ancaman narkoba menjadi salah satu perhatian utama. Kasat Resnarkoba AKP Arifin Purba saat menjadi pembina upacara di MTs Al Washliyah Simpang Gambus menyampaikan edukasi mengenai dampak penyalahgunaan narkoba terhadap diri sendiri, keluarga dan lingkungan.

Sementara itu, Kasat Intelkam AKP Agus Situmorang mengingatkan siswa MTs HL Berbudi agar waspada terhadap berbagai hal mencurigakan di lingkungan sekitar.

Pesan tentang keselamatan dan kedisiplinan juga disampaikan kepada pelajar. Polisi mengingatkan siswa menjauhi tawuran, balap liar, perundungan serta berbagai bentuk kekerasan. Pelajar juga diminta tertib berlalu lintas dan tidak menggunakan media sosial secara sembarangan.

Di sejumlah sekolah lainnya, polisi menekankan pentingnya menjauhi tindakan kriminal, menghormati orang tua dan guru, serta memanfaatkan pendidikan sebagai bekal untuk meraih prestasi dan masa depan yang lebih baik.

18 sekolah yang didatangi seperti, UPT SMP Negeri 3 Air Putih, Kecamatan Air Putih, UPT SMP Negeri 2 Medang Deras, Kecamatan Medang Deras, SMP Swasta Kristen Pagurawan, Kecamatan Medang Deras, SMP Islam Terpadu Darul Abror, Kecamatan Medang Deras,UPT SMP Negeri 1 Medang Deras.

Kemudian, SMP Swasta Al Washliyah 40 Titi Putih, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, SMP Swasta Islam Terpadu Khoiru Ummah Batubara, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, MTs HL Berbudi, Desa Lubuk Hulu, MTs Al Washliyah Simpang Gambus, SMP Swasta Islam Terpadu Suhairiyah, Kecamatan Datuk Tanah Datar.

Selanjutnya, UPT SMP Negeri 3 Nibung Hangus, SMP Swasta Islam Terpadu Fatahillah, Kecamatan Sei Balai, SMP Islam Terpadu Baitul Quran Al Azhar, Kecamatan Talawi, UPT SMP Negeri 5 Air Putih, SMP Swasta Syuhada, Kecamatan Air Putih.

UPT SMP Negeri 3 Laut Tador, SMP Plus Muhammadiyah 63 Sei Suka dan SMP Swasta Islam Ilhamnas, Kecamatan Sei Suka.

Selain memberikan pembinaan, Polres Batubara juga menyerahkan cenderamata kepada masing-masing sekolah berupa satu bola voli, satu bola kaki dan tiga tas sekolah.

Kapolres Batubara AKBP Dony Satria Wicaksono melalui Kasi Humas AKP P.Tamba menegaskan, keamanan lingkungan pendidikan tidak dapat dibebankan kepada satu pihak saja.

Menurutnya, sinergi antara kepolisian, sekolah, guru dan pelajar menjadi kunci menciptakan lingkungan belajar yang aman sekaligus membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter dan taat hukum.

“Kami berharap pesan Kamtibmas tidak berhenti di lingkungan sekolah, tetapi menjadi kesadaran yang dibawa para pelajar dalam kehidupan sehari-hari,”ucap AKP Tamba.(mn)